ANKARA-KEMPALAN: Rabu (19/5), Turki merayakan Peringatan Ataturk, Bapak Turki Modern dengan Hari Pemuda dan Olahraga yang menandai dimulainya Perang Kemerdekaan negara tersebut dan munculnya Turki modern. Peringatan ini dilaksanakan secara daring karena pembatasan Covid-19.
Setelah lockdown selama 17 hari, negara itu perlahan membuka pintunya yang akan berlangsung hingga 1 Juni. Akan tetapi acara dengan kerumunan besar tidak diizinkan. Hal selaras disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Turki, Muharrem Kasapoglu mengatakan, semua aktivitas untuk merayakan hari itu akan dilaksanakan secara daring.
“Sayangnya, karena pandemi, kami akan tinggal di rumah. Tidak akan ada aktivitas luar ruangan tahun ini. Namun, kami akan memiliki program online lengkap. Tidak ada yang bisa menghalangi kita merayakan 19 Mei dengan antusias,” ujarnya seperti yang dikutip Kempalan dari Hurriyet Daily News.
Presiden Erdogan juga mengatakan pada Selasa (18/5), pemerintahnya akan terus menyediakan peluang kepada pemuda ketika negaranya “terus tumbuh, semakin kuat dan berkembang pada kepemimpinan regional maupun internasional.”
“Dalam perjuangan kami melawan pasukan penjajah dan imperialis, bangsa kami bergegas maju untuk bangkit sekali lagi dalam solidaritas dan persatuan dengan tekad yang tak tergoyahkan,” kata Presiden Recep Tayyip Erdoğan dalam sebuah pesan merayakan Peringatan 19 Mei Hari Ataturk, Pemuda dan Olahraga.
Erdogan menggarisbawahi bahwa kaum muda adalah harapan negara dengan tindakan dan upaya heroik mereka yang telah mereka tunjukkan di setiap periode sejak Perang Kemerdekaan negara itu, menurut pernyataan oleh Direktorat Komunikasi.
Setelah Perang Kemerdekaan, 19 Mei tidak dirayakan sebagai peristiwa penting sampai tahun 1936, ketika Atatürk sendiri menyarankan bahwa hari itu harus dikenang dengan hari libur yang berfokus pada kaum muda. Itu menjadi hari libur pada tahun 1938 ketika “Festival Pemuda dan Olahraga” disahkan menjadi undang-undang. Pada tahun 1981, untuk menandai seratus tahun kelahiran Atatürk, hari libur tersebut diubah namanya menjadi “Peringatan Atatürk, Hari Pemuda dan Olahraga.” (Hurriyet Daily News, reza m hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi