ISLAMABAD-KEMPALAN: Pakistan pada Minggu mendesak AS untuk memainkan peran “efektif” untuk menurunkan “ketegangan yang memuncak” di Palestina dan memulihkan perdamaian di kawasan itu.
Menteri Luar Negeri Shah Mahmood Qureshi berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di telepon untuk menyampaikan “keprihatinan mendalam dan kesedihan” Pakistan atas agresi Israel dan memburuknya situasi hak asasi manusia di wilayah pendudukan Palestina, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Qureshi juga “menggarisbawahi pentingnya peran AS dalam memastikan langkah-langkah yang diperlukan untuk membantu mengatasi situasi yang mengerikan, memulihkan perdamaian, dan memfasilitasi solusi yang adil,” bunyi pernyataan itu.
Sementara itu melansir dari Anadolu Agency, Menteri Luar Negeri China Wang Yi meminta AS untuk “menyesuaikan” posisinya pada ketegangan Israel-Palestina pada hari Minggu.
Berbicara pada debat virtual Dewan Keamanan PBB tentang Palestina, Wang mengatakan karena terhalangnya AS, Dewan Keamanan belum dapat berbicara dengan satu suara pun tentang Palestina.
“Kami meminta AS untuk memikul tanggung jawabnya, menyesuaikan posisi,” kata diplomat China itu.
Dalam sambutannya, Wang menyerukan gencatan senjata antara Israel dan Palestina, menghentikan kekerasan.
“Penggunaan kekuatan tidak dapat menjamin perdamaian, dan kekerasan juga tidak dapat membawa ketenangan,” katanya, menambahkan penting bahwa Israel menahan diri dan mematuhi resolusi PBB yang relevan, menghentikan pembongkaran rumah Palestina, dan penggusuran rakyat Palestina. (Anadolu Agency, Abdul Manaf Farid)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi