LONDON-KEMPALAN: Manajer Chelsea, Thomas Tuchel mengatakan bahwa meditasi adalah penawar hebat untuk menghilangkan gugup jelang final Piala FA.
Bos Chelsea akan menyisihkan 20 menit pada Sabtu (15/5) pagi untuk sesi meditasi sebelum memulai harinya pada final Piala FA 2021 melawan Leicester, yang merupakan final pertama Tuchel di sepak bola Inggris.
Mantan bos Paris Saint-Germain, yang menggantikan Frank Lampard menjelang akhir Januari, juga membawa Chelsea ke final Liga Champions, di mana mereka akan menghadapi Manchester City pada 29 Mei.
“Saya bangun pagi-pagi dan melakukan beberapa olahraga dan beberapa meditasi dan kemudian bersiap untuk mempersiapkan pertemuan pertama,” kata Tuchel tentang rutinitasnya sebelum final Piala FA pada Sabtu.
“Anda mencoba untuk melakukan beberapa rutinitas, namun kadang saya sangat disiplin, kadang tidak. Saya pikir normal saja untuk bersemangat dan gugup, kadang-kadang kurang lebih begitu, dan bahkan kadang-kadang bisa terjadi pada saya sebelum pertandingan normal, dan kadang-kadang Anda bisa merasa tenang bahkan jika tekanannya terus berlanjut,” tambahnya.
“Hanya 20 menit, tarik nafas, keluarkan. Dan berusaha keras untuk tidak melakukan apa-apa. Di dalam ruangan,” ucap mantan manajer PSG itu.
“Beberapa tahun lalu saya mengalami ini. Ini membantu saya, itu adalah pengalaman yang menyenangkan. Ketika saya masih menjadi pelatih di Dortmund, atau mungkin antara Mainz dan Dortmund,” tambah kepala pelatih Chelsea itu.
“Kadang-kadang saya disiplin dan melakukannya dua kali sehari, di lain waktu saya lupa dan tidak melakukannya selama beberapa minggu. Tidak ada yang istimewa. Bernafas dan berusaha keras untuk tidak melakukan apa-apa,” tambahnya.
Usai final FA, Chelsea kemudian akan menjamu Leicester di Liga Premier pada Selasa malam, dengan kedua pertandingan itu dicap sebagai “final” oleh Tuchel mengingat perjuangan The Blues untuk finis di empat besar.
Tuchel mengakui pemenang Piala FA hari Sabtu akan memiliki sedikit waktu untuk minum saat ini.
“Tidak ada perayaan yang direncanakan, ini waktu yang spesial,” kata Tuchel.
“Ini terlalu dekat dengan pertandingan berikutnya. Untuk kedua tim, saya pikir itu terlalu dekat sehingga kami bermain lagi pada Selasa,” tambah manajer Chelsea itu.
“Tapi ini jadwalnya dan kami harus beradaptasi dengan semua kebutuhan. Situasi di liga tidak memungkinkan kami untuk merayakannya. Kami memiliki dua final yang akan datang dan ingin memenangkan keduanya,” tambah mantan pelatih PSG itu.
“Kami harus menunda perayaan apapun meski jika ada alasan untuk mengadakannya.” tutup Tuchel. (Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi