Selasa, 26 Mei 2026, pukul : 09:05 WIB
Surabaya
--°C

Kemendikbud-Ristek Dorong Adopsi Inovasi dengan Plaform Digital dalam Sektor Pendidikan

JAKARTA – KEMPALAN: Selama satu tahun terakhir, sektor pendidikan menjadi salah satu bidang yang paling terdampak dari adanya pandemi Covid-19. Hal ini dapat dilihat dari model pembelajaran yang harus berubah, dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring. Konsep pembelajaran seperti ini, menimbulkan beberapa polemik serta problematika yang mendasar kepada para stakeholder pendidikan.

Hal ini diafirmasi oleh Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Dimana ia tidak menafikan bahwa pihak kementerian mengalami permasalahan dalam melakukan pembenahan pada sektor pendidikan di masa yang serba sulit ini. Kesenjangan teknologi menjadi salah satu permasalahan fundamental dari fenomena ini.

Tugas yang berat bagi pemerintah, terkhusus kepada kementerian yang memiliki tupoksi linear, yaitu mencari solusi terbaik dalam memberikan proses pembelajaran yang paling baik, efisien, sekaligus tetap memberikan nilai-nilai yang edukatif secara komperehensif.

BACA JUGA  Harapan Baru di Tengah Krisis, Omar Yaghi Mengubah Udara Menjadi Air Kehidupan

Nadiem menjelaskan bahwa ketidakmerataan pada hal teknologi, mengakibatkan tidak dapat maksimalnya pembelajaran dengan metode daring atau online. Ditambah, aspek geografis negara Indonesia yang sangat luas, menghasilkan adanya daerah-daerah yang tidak merasakan teknologi jaringan internet. Kondisi ini masih banyak ditemukan di daerah-daerah terpecil di tanah air.

“Selain itu terdapat pemahaman berbeda mengenai literasi digital di antara para guru di beberapa daerah yang harus belajar cepat untuk menggunakan teknologi dan bagaimana beradaptasi dengan pandemi untuk proses belajar mengajar,” tutur Nadiem Makarim selaku Kemendikbud-Ristek dalam Webinar Internasional SEAMOLEC untuk memperingati hari Pendidikan Nasional, pada Senin (3/5).

Tetapi Nadiem disini tidak pesimis, ia menyimpulkan bahwa kondisi ini merupakan suatu tantangan yang harus dilakukan oleh para stakeholder pendidikan. Pandemi Covid-19 memberikan sebuah arah yang lebih baik. Yaitu, seperti adopsi inovasi teknologi pendidikan, sehingga guru dapat belejar menggunakan media digital yang baru dalam menjalankan tugasnya sebagai pengajar.

BACA JUGA  Labschool Unesa Kirim Delegasi ke NTCUST Taiwan, Cetak Jagoan AI dan Robotik Masa Depan

“Jika inovasi teknologi pendidikan terus dilaksanakan maka akan mewujudkan digitalisasi kurikulum, digitalisasi materi pembelajaran, yang nantinya akan menyediakan otoritas pembelajaran bagi pelajar dan guru. Itu merupakan peluang di bidang pendidikan hari ini,” jelas Nadiem Makarim.

SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC) yang mengadakan webinar internasional ini, merupakan salah satu institusi yang berada di bawah naungan Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) dan memiliki fokus bidang Pendidikan Terbuka Jarak Jauh. (Rafi Aufa Mawardi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.