Senin, 25 Mei 2026, pukul : 08:20 WIB
Surabaya
--°C

Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan RI pada Korban KRI Nanggala-402

SURABAYA-KEMPALAN: Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianti menyampaikan amanat setelah mendampingi Presiden Joko Widodo saat menemui keluarga ABK KRI Nanggala-402 di Hanggar 2 Bandara Juanda, Surabaya pada Kamis (29/4).

“Keluarga yang ditinggalkan harus bangga serta menjaga nama harum para prajurit awak kapal KRI Nanggala-402 atas pengorbanan dalam menjaga kedaulatan negara yang gugur dalam mengemban tugas tanah air Indonesia,” ujarnya seperti yang dikutip dari situs Kementerian Pertahanan.

Ia berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, tegar dalam menghadapi musibah seraya menyatakan bahwa pemeritah dan lembaga masyarakat serta banyak korporasi mengambil keputisan untuk menjaga masa depan seluruh keluarga awak kapal selam itu.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 1,819 Miliar di Kota Kediri

Menhan RI itu turut menyampaikan akan memberi beasiswa penuh dari SD sampai universitas kepada seluruh putra-putri ABK Nanggala-402 dengan harapan bisa melanjutkan cita-cita pengabdian orang tuanya.

Selanjutnya, Prabowo memimpin upacara penganugerahan Tanda kehormatan RI dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk ABK KRI Nanggala-402 yang didasarkan pada Keppres RI No. 26/TK/Tahun 2021 tentang penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jalasena Nararya, Keppres RI No. 39/TNI/Tahun 2021 tentang kenaikan pangkat luar biaa operasai selain perang anumerta, Kepmenhan RI No 466/IV/2021 tentang pemberian kenaikan pangkat anumerta dan Kep Panglima TNI Nomor Kep 341/IV/2021 tentang penetapan kenaikan pangkat luar biasa operasi militer selain perang anumerta.

Usai upacara dilanjutkan pemberian tanda kehormatan dan skep kenaikan pangkat kepada keluarga awak KRI Nanggala-402 serta pemberian tali asih dari Kasal, Asabri dan mitra, Bank Mandiri, Bank BRI, PT Sido Muncul dan PLN.

BACA JUGA  Gebrakan Rakernas KONI 2026: Sinkronisasi Asta Cita, Struktur Intelijen Baru, hingga Klusterisasi PON

Dalam tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402, Prabowo juga kehilangan sanak saudaranya, Letda Laut (T) Rhesa Tri Sigar, putra dari sepupunya, Letkol Godfried Sigar. Ia bahkan mengunjungi kediaman ibunda dan kakak Rhesa di Surabaya. (Situs Kemenhan/IG Prabowo, reza m hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.