Selasa, 26 Mei 2026, pukul : 18:28 WIB
Surabaya
--°C

Bantah Oligarki, Waketum Partai Ummat: Kekuasaan Tertinggi Bukan di Ketua Umum, tapi Majelis Syura

JAKARTA-KEMPALAN: Elite Partai Amanat Nasional (PAN) Guspardi Gaus menyinggung terpilihnya menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi, sebagai Ketua Umum Partai Ummat terkesan seperti oligarki partai. Partai Ummat lantas menyebut Guspardi tidak memahami pengertian oligarki.

“Ya cuma bilang saja saya, Pak Guspardi kurang baca saja, dia nggak tahu mana oligarki, mana bukan. Komentar saya, banyak bacalah apa pengertian oligarki itu, bilang saja dia nggak ngerti apa itu oligarki, kalau ada banyak waktu di rumah, banyak bacalah,” kata Wakil Ketua Umum Partai Ummat Agung Mozin, Jumat (30/4).

Agung mengaku para kader Partai Ummat sempat kaget terkait keputusan terpilihnya Ridho Rahmadi mengisi jabatan ketua umum. Saat itu, kata dia memang muncul sejumlah nama yang dicalonkan menjadi ketua umum.

BACA JUGA  Ironi Kompetisi Internal PSSI Sidoarjo 2026: Juara Tanpa Mahkota dan Nestapa di Balik Hibah Rp950 Juta

“Jadi terpilihnya itu, jangankan ini, kita semua yang di forum itu, yang hadir itu kaget dengan usulan itu, bahkan, ‘Loh ini kok kenapa tiba-tiba muncul nama ini karena ternyata setelah kita mencoba menyisir nama-nama yang ada, nama-nama yang ada kok yang kita butuhkan ada 3 hal’,” ucap Agung.

Agung menyebut tiga hal itu adalah integritas, kapasitas, dan loyalitas. Namun, menurutnya, tidak semua kandidat memiliki sikap loyalitas.

Karena itulah, kata Agung, pihak internal memutuskan orang terdekat yang memimpin partai. Ridho Rahmadi diketahui merupakan menantu Amien Rais.

“Pertama itu adalah integritas seseorang, ini menyangkut masalah moral yang pertama, kedua menyangkut kapasitas seseorang, memang kapasitas banyak hal bisa kapasitas intelektual, bisa kapasitas terhadap pemahaman terhadap politik, itu juga kapasitas, tapi ini semua bisa dipelajari dan dijalani seiring berjalannya waktu. Nah, tapi ada satu hal yang sulit kita dapatkan, persoalan loyalitas,” ujarnya.

BACA JUGA  Angka Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29 Persen

“Kalau ada yang mempersoalkan itu ini, pertama yang bersangkutan tidak mengerti apa kata oligarki itu, dia nggak paham apa terminologi oligarki nggak paham, kedua yang saya sampaikan barusan ini, hal yang sangat wajar buat menetapkan oran-orang terdekat,” lanjutnya.

Agung memastikan kekuasaan tertinggi bukan berada di tangan ketua umum melainkan Majelis Syura.

“Jangan lupa Partai Ummat ini kekuasaan tertinggi bukan di tangan ketua umum, di tangan Majelis Syuro, di Majelis Syuro ada nama-nama yang beken dan bisa jadi teladan kita,” imbuhnya. (et/ist)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.