MADRID – KEMPALAN: Bos Chelsea Thomas Tuchel mengakui bahwa dia “sedih dan marah” saat Timo Werner melewatkan kesempatan emas untuk mencetak gol pada menit awal pertandingan semifinal Liga Champions melawan Real Madrid pada Rabu (28/4).
Werner gagal mencetak gol saat mantan kiper Chelsea Thibaut Courtois memblok sepakannya dar jarak dekat di menit awal pertandingan yang tersaji di ibukota Spanyol.
Beruntung, Christian Pulisic berhasil mencetak gol beberapa saat kemudian untuk membayar kesalahan Werner
Namun, gol penyeimbang Karim Benzema membuat kedua belah pihak kembali imbang pada leg kedua pekan depan di Stamford Bridge.
Tuchel tahu bahwa segalanya bisa berbeda jika Werner saja mencetak gol, tetapi dia tetap mendukung pemain asal Jerman itu.
“Dia melewatkan satu peluang besar di West Ham sekarang dia melewatkan satu peluang besar lainnya di sini.” kata bos The Blues itu kepada wartawan.
“Ada jutaan orang yang menghadapi hal-hal yang lebih sulit daripada peluang yang dilewatkan Werner, jadi inilah hal baik tentang olahraga – tidak ada yang peduli besok, Hari ini kami sangat sedih, kami marah, tapi hanya saat ini, ini normal.” tambah Tuchel
” Dia (Werner) marah. Dia mungkin kecewa. Namun, besok dia memiliki hari bebas dan keesokan harinya dia harus mengangkat dagunya. Dia orang profesional, orang top, dia bekerja keras. Dia ada di posisi itu.” ucap pelatih asal Jerman itu.
“Kami tidak akan pernah berhenti mendorongnya, kami tidak akan pernah berhenti percaya dan saya memiliki perasaan bahwa semua orang menerima situasi seperti ini, dan sebagai striker itu mudah, jika Anda mencetak gol pada pertandingan berikutnya dan tidak ada yang membicarakannya.” tutup Tuchel.(Mirror UK, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi