GRESIK—KEMPALAN: Penyelesaian tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) mulai menggerakkan pembangunan properti di sekitar Surabaya Raya dan Gresik. Salah satunya PT Ciputra Development Tbk perlahan-lahan mulai menggarap kawasan ini melalui proyek di Kedamean, Gresik yang berdekatan dengan Tol KLBM.
Berdasarkan pemantauan portal berita Kempalan.com, di lokasi sejak awal April 2021 mulai beroperasi sejumlah alat berat milik Ciputra melakukan land clearing alias pembersihan lahan.
Senior Director PT Ciputra Development Tbk Sutoto Yakobus yang dikonfirmasi Kempalan.com mengungkapkan sejatinya proyek Citraland Kedamean belum berjalan. “Mereka hanya membuat jalan masuk untuk persiapan pembangunan,” kata Sutoto kepada Kempalan.com, Minggu sore (25/4).
Proyek di Kedamean terdapat 1.000 ha lahan yang rencananya pada tahap awal akan dibangun 200 ha dengan perkiraan harga rumah sekitar Rp500 jutaan.

Di seputar Gresik Selatan, selain Citraland Kedamean, Ciputra memiliki Citraland Driyorejo yang sudah berjalan penjualan dan pembangunannya. Ketika dipantau Kempalan.com Sabtu (24/5) sore di lapangan, ratusan rumah dan ruko mulai terbangun di sana. Lokasinya dekat dengan akses tol Driyorejo yang mengoneksikan hingga ke kawasan Surabaya Timur dan Sidoarjo.
Selain itu, ketika jalan lingkar luar barat (JLLB) dan radial road Surabaya sudah terbangun, Ciputra juga akan melakukan pengembangan CitraLand Menganti yang juga sudah masuk area Gresik Selatan.
“Pengembangan CitraLand Menganti sekitar kurang lebih 50 ha. Sekitar 15 ha untuk taman terbuka dan rekreasi. Di sana nanti ada fasilitas banyu mumbul. Sedangkan 35 ha sisanya untuk hunian dan fasilitas pendukung,” terang Senior Director PT Ciputra Development Tbk Sutoto Yakobus.
Menurut Sutoto, CitraLand Menganti akan tersambung dengan infrastruktur CitraLand Utama, yakni CitraLand Selatan di Surabaya. “Masih dekat dengan kompleks Citraland CBD. Kalau CitraLand Menganti ini masih dalam progress desain oleh konsultan kita,” papar Sutoto kepada Kempalan.com. Lokasinya di Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Gresik.

Sebagaimana diketahui, tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) resmi dibuka Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (28/11/2020). Peresmian waktu itu berlangsung di Exit Tol Cerme, Kecamatan Cerme-Gresik.
Gubernur Khofifah menuturkan, pembangunan tol KLBM sebagai upaya mengkoneksikan wilayah ring satu Jawa Timur. Yakni wilayah Surabaya Raya, Mojokerto, Gresik, Surabaya dan Sidoarjo yang sangat bermanfaat untuk mengurangi beban load kendaraan di jantung Kota Surabaya.
“Yang dibuka dari KLBM ini 29 kilometer. Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh layanan publik di Jawa Timur. Tidak hanya masyarakat Surabaya, Mojokerto, Gresik dan Sidoarjo. Terutama untuk membangun konektivitas sentra-sentra industri,” tutur Ketua PP Muslimat NU ini. (freddy mutiara)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi