Minggu, 31 Mei 2026, pukul : 00:58 WIB
Surabaya
--°C

Menlu Jerman Kunjungi Serbia, Temui Sejumlah Pejabat

BEOGRAD-KEMPALAN: Menlu Jerman Heiko Maas mengatakan di Beograd pada hari Jumat (23/4) bahwa dialog tentang Kosovo sudah ada dan tidak perlu diatur ulang, dan sekarang adalah saat yang tepat untuk melanjutkannya.

“Dialog sudah ada dan tidak perlu diatur ulang. Pemerintah kedua negara akan berkomitmen untuk itu dan mengkonfirmasi semua yang telah disepakati selama ini dan mengembangkan sikap dan posisi mereka, mengingat konflik memang ada. Oleh karena itu, tidak perlu memulai dari awal lagi dan semua yang menjadi pokok pembicaraan di masa lalu harus digunakan sekarang untuk mencapai hasil sekarang, ”kata Maas dalam konferensi pers usai pertemuan dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic seperti yang dikutip Kempalan dari Tanjug.

Maas menanggapi pertanyaan wartawan apakah Perjanjian Brussel akan dilaksanakan, serta permintaan untuk mengomentari pernyataan presiden lembaga sementara Pristina Vjosa Osmani, yang mengatakan negosiasi dengan Beograd harus diatur ulang dan dimulai kembali dan bahwa Pristina tidak akan melaksanakan apapun yang telah disepakati selama ini.

Menlu Serbia Nikola Selakovic menerima Heiko Maas pada hari Jumat. Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Serbia, Maas mengatakan dia senang bisa melakukan kunjungan resmi pertamanya ke Serbia, yang diselenggarakan untuk meresmikan gedung kedutaan Jerman yang baru di Beograd.

Selakovic mengatakan Jerman adalah salah satu mitra ekonomi paling signifikan Serbia dan investor utama dalam ekonomi Serbia, menambahkan bahwa pihak Serbia tertarik untuk meningkatkan kerjasama ekonomi bilateral lebih lanjut.

Serbia semakin muncul sebagai salah satu tujuan investasi paling menarik di dunia dan dukungan Jerman dalam hal pendidikan ganda sangat berharga dan berguna untuknya, kata Selakovic. Para menteri juga membahas KTT Proses Berlin yang akan datang, yang akan diadakan pada 8 Juni, dan menyatakan minatnya pada sebanyak mungkin proyek dan kegiatan tertentu yang berlangsung sebagai bagian dari inisiatif.

Jerman adalah salah satu mitra politik dan ekonomi Serbia yang paling signifikan dan negara yang dukungannya untuk proses reformasi Serbia dan integrasi Eropa sangat signifikan, kata PM Serbia Ana Brnabic pada pertemuan dengan Menlu Jerman Heiko Maas di Beograd pada hari Jumat.

“Di negara kita, ada sekitar 400 perusahaan dengan modal Jerman dan 67 ribu karyawan,” kata Brnabic seraya menambahkan fakta bahwa jumlahnya tidak turun selama pandemi virus corona cukup menggembirakan.

“Perusahaan Jerman telah membawa standar etika kerja yang lebih baik ke Serbia dan mencapai dampak yang besar di pasar,” pungkasnya. Sementara Maas mengatakan masa depan harus dibangun di atas hubungan erat antara kedua negara, melalui dukungan dan penguatan hubungan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam hal integrasi Eropa, Jerman mendukung gagasan perluasan UE di Balkan Barat, kata Maas, seraya menambahkan bahwa ia mengharapkan proses reformasi di Serbia, terutama di peradilan, menghasilkan pembukaan kluster dalam pembicaraan aksesi UE Serbia tahun ini.

Dia mencatat bahwa reformasi peradilan dan supremasi hukum adalah bidang penting di jalur Eropa dan bahwa Serbia dapat mengharapkan bantuan dan dukungan Jerman dalam mencapai tujuan tersebut. Brnabic mencatat bahwa Serbia sangat berkomitmen pada jalur Eropa dan untuk melanjutkan dan melaksanakan reformasi untuk memastikan kehidupan yang lebih baik bagi warganya.

Dia mengatakan tugas penting dan tantangan besar ada di depan pemerintah, khususnya, perjuangan untuk kesehatan di tengah pandemi virus corona, yang menurutnya tidak dapat memperlambat penyelesaian reformasi di bidang peradilan dan kebebasan media serta aturan main reformasi hukum. (Tanjug, reza m hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.