JAKARTA-KEMPALAN: Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, melakukan kunjungan ke salah satu lokasi wisata paling terkenal di provinsi Sumatera Barat, yaitu Jam Gadang. Jam Gadang sendiri merupakan salah satu ikon wisata Bukittinggi yang menjadi identitas masyarakat minang.
Jam Gadang merupakan menara jam yang menjadi penanda kota Bukittinggi. Menara ini memiliki jam dengan ukuran besar di keempat sisi, sehingga dinamakan Jam Gadang, atau dalam bahasa Minangkabau disebut sebagai “jam besar”.
Pada hari Kamis (22/4), Sandiaga Uno melontarkan ide agar jam ikonik ini diperbaharui dengan teknologi canggih. Ia melihat bahwa Jam Gadang sudah saatnya dilengkapi teknologi virtual reality (VR) dan augmented reality (AR). Dengan transformasi ini, wisata ini dapat semakin menarik para wisatawan yang mengikuti perkembangan zaman yang serba modern.
“Jam Gadang sudah saatnya dilengkapi dengan VR (virtual reality) dan Augmented Reality (AR) sehingga orang-orang tetap bisa merasakan sensasinya tanpa harus naik ke atas. Semua pihak terkait dapat berkoordinasi untuk mewujudkan ini dan membuatnya agar bagaimana wisatawan bisa merasakn sensasi naik ke atas Jam Gadang tadi,” kata Sandiaga Uno, Menteri Pariwasata dan Ekonomi Kreatif, pada Kamis (22/4).
Sandiaga Uno sangat kagum dengan dengan paronama dan pemandangan di kota Bukittinggi. Namun cukup disayangkan, kesempatan menikmati keindahan ini tidak bisa dilihat oleh semua orang. Kondisi menara jam yang sempit, sehingga tidak dapat menampung banyak orang. Hal ini dilihat oleh Sandiaga Uno untuk menyematkan teknologi sebagai solusi konkret.
Kota Bukittinggi merupakan destinasi wisata unggulan dan menjadi salah satu tulang punggung dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di provinsi Sumatera Barat. Sandiaga Uno menegaskan akan terus membangun loksai pariwisata dengan tren terbaru agar dapat berkualitas dan gradual. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi