SURABAYA – KEMPALAN : Pandemi mengubah semua kegiatan sosial, termasuk pesta demokrasi mahasiswa Universitas Narotama Surabaya. Mereka memilih Presiden BEM dan Gubernur BEM Fakultas secara daring, Jumat (23/4).
Arrahman Kaffi, Ketua Pelaksana Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Universitas Narotama, mengatakan bahwa Pemira online seperti ini adalah untuk kali kedua setelah Pemira tahun 2020 yang dilaksanakan dengan sistem online karena pandemi. Namun untuk tahun ini, sistem daring yang digunakan yaitu I-Voting.
“Ada beberapa evaluasi dari tahun lalu yang kami tambahkan dalam sistem tahun ini, sehingga proses pemilihan semakin nyaman,” ujar Kaffi, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, sebenarnya Pemira di Universitas Narotama sebenarnya sudah lama menggunakan perangkat elektronik bahkan sebelum diadakannya Pemira online. Kala itu, Pemira menggunakan perangkat elektronik yang disebut dengan E-Voting.
Mahasiswa Prodi Sistem Informasi itu menjabarkan perbedaan spesifik antara E-Voting dengan I-Voting. Sistem pemilihan I-Voting bisa digunakan dengan jaringan internet publik sehingga pemungutan suara bisa dilakukan di mana saja. Berbeda dengan e-voting yang hanya bisa menggunakan jaringan internet kampus.
“Secara garis besar, I-Voting adalah perkembangan dari E-Voting yang sudah digunakan sejak lama oleh Komisi Pemilihan Umum Universitas Narotama,” lanjutnya.
Tentunya tidak mudah mengubah sistem Pemira dari offline menjadi online. Kaffi menyebutkan, kesulitan dalam mengadakan Pemira online adalah sosialisasi pada mahasiswa yang terkadang kurang spesifik, sehingga pada saat pelaksanaan masih ada mahasiswa yang belum bisa melakukan dengan lancar.

“Kami di KPU Universitas Narotama berusaha untuk melaksanakan tugas sebaik mungkin, hingga pesta demokrasi ini bisa berjalan dengan lancar dan baik. Semua mahasiswa bisa menyalurkan suara mereka dengan sesuai harapan, sehingga pemimpin terpilih adalah pemimpin terbaik yang bisa memegang amanat mahasiswa,” tambah mahasiswa semester 6 itu.
Apalagi dengan potensi penerus calon-calon pemimpin pengurus student government Universitas Narotama yang sangat sayang jika tidak mendapatkan suara yang seharusnya. “Pastinya mereka adalah calon-calon pemimpin terbaik yang dimiliki Universitas Narotama,” tutupnya. (Nani Mashita)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi