PASURUAN – KEMPALAN : Komunitas Perempuan Penulis Padma (PERLIMA) ikut merayakan Hari Bumi Internasional yang diperingati tiap 22 April. Komunitas ini menanam 15 pohon di Dusun Semambung, Capang, Purwodadi, Pasuruan, Kamis (22/4).
Ketua PERLIMA, Wilis Arif Affandi mengatakan bahwa Hari Bumi menjadi bagian dari misi komunitas ini dalam menggerakkan masyarakat untuk menanam pohon. Yang dipilih adalah Tabebuya, Pohon kupu-lupu dan Sepatu Dea.
“Mengapa di Semambung? Karena pendiri komunitas ini, yaitu Wina Bojonegoro, sekarang bermukim di Semambung, dan menempatkan Omah padma sebagai basecamp kegiatan literasi yang menjadi fokus utama kegiatan PERLIMA. Diharapkan kelak dusun ini menjadi dusun yang berbunga dan indah, sehingga menarik perhatian publik dan bisa menjadi potensi wisata,” beber Wilis.

Nantinya, komunitas akan melengkapi pohon-pohon keindahan lain pada peringatan hari bumi selanjutnya.
Istri mantan wakil walikota Surabaya, Arif Affandi tersebut menjabarkan kaitan literasi dengan Hari Bumi. Wilis mengatakan bahwa literasi itu luas, dan efeknya bisa mempengaruhi seluruh dimensi pendidikan.
“Perempuan sebagai tiang rumah tangga, apalagi yang senang menulis dan membaca, harus mampu menyadarkan lingkungannya bahwa bumi kita ini adalah titipan anak cucu, kita meminjam bumi hari ini dari masa depan generasi selanjutnya,” ucapnya.
Sejak didirikan pada tanggal 30 Maret 2021, Komunitas Perempuan Penulis Padma sudah langsung dipenuhi dengan berbagai kegiatan seperti Parade Baca Cerpen secara live di media sosial, kegiatan mendongeng,
Penggagasnya, Wina Bojonegoro, membentuk komunitas ini dengan tujuan untuk mencerdaskan perempuan Indonesia melalui literasi, baik sastra maupun nonsastra. Namun tidak hanya literasi, persoalan sosial dan lingkungan sekitar, juga turut menjadi bagian dari kepeduliannya. (Nani Mashita)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi