Senin, 16 Februari 2026, pukul : 09:30 WIB
Surabaya
--°C

Gabsi Jatim Gelar Turnamen Bridge Online Swiss Pairs Khusus Putri

SURABAYA-KEMPALAN: Habis Gelap terbitlah terang. Kalimat yang penuh semangat yang memaknai peringatan Hari Kartini. Setiap tahun pada tanggal 21 April bangsa Indonesia mengenang perjuangan RA Kartini, pahlawan emansipasi. Komunitas olah raga tidak boleh ketinggalan dalam semangat ini meski pun di masa pandemi seperti sekarang ini.

Gabsi Jawa Timur dalam memperingati Hari Kartini tahun 2021 ini akan menyelenggarakan Turnamen Bridge Online khusus pasangan putri. Diharapkan semangat perjuangan RA Kartini memacu atlet-atlet bridge putri Jatim untuk mengikuti turnamen yang digelar pada tanggal 25 April 2021.

Sekretaris Gabsi Jatim Suharto mengatakan bahwa turnamen ini diselenggarakan secara online melalui aplikasi Bridge Base Online (BBO). “Pada cabor bridge ada beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk melaksanakan pertandingan secara online. Salah satunya adalah BBO ini”, kata Suharto. Diperkirakan lebih dari 80 atlet bridge putri akan ikut serta.

“Sampai pagi ini Selasa, 20 April 2021 tercatat 52 atlet sudah mendaftar. Mereka berasal dari Kota Malang, Kota Kediri, Kota Blitar, Surabaya, Lumajang, Pamekasan serta dari perguruan tinggi Universitas Jember, Universitas Airlangga dan ITS. Beberapa kabupaten/kota lain juga mengatakan akan segera mendaftar, sehingga target 80 peserta akan tercapai”, tambah Suharto.

Selain untuk menambah pengalaman tanding para atletnya, ternyata sebagian besar Kabupaten/Kota akan menggunakan Turnamen Bridge Online “Hari Kartini” sebagai salah satu ajang untuk mempersiapkan atlet-atletnya mengikuti Porprov Jatim tahun 2022. Pembina bridge Kota Malang Ismail Sudarsono mengatakan bahwa Kota Malang akan mengirim 2 pasang atlet mengikuti turnamen ini. “Mereka adalah Sandrina Athallia Dwi Andselma yang berpasangan dengan Ishamdita Kaila, serta Ramanda Dewata Zahra Nabila Murdijanto yang berpasangan dengan Ken Ken Caterina. Tujuan kami adalah menambah jam terbang guna persiapan menghadapi Porprov Jatim VII tahun 2022 mendatang,” ujar Ismail Sudarsono.

Bagi Kabupaten/Kota Porprov adalah turnamen yang sangat penting. Para atlet perlu meningkatkan kemampuan teknis dan non teknis dengan berlatih rutin dan mengikuti turnamen. “Target cabor bridge Kota Malang pada Porprov Jatim VII adalah 1 medali Emas, 2 medali Perak, dan 2 medali Perunggu. Untuk mencapai target tersebut atlet-atlet latihan rutin yang kami laksanakan 3 kali seminggu. Selain itu kami mengikuti kejuaraan level provinsi dan level nasional yang saat ini diselenggarakan secara online,” Ismail menambahkan.

Dihubungi secara terpisah, Diana Aulia atlet bridge putri ITS memasang target juara. Memang, Diana Aulia adalah salah satu atlet bridge andalan ITS. Pada tahun 2020 Diana Aulia yang berpasangan dengan Azaria Elvinarosa pada kejuaraan dunia yunior online “3rd World Youth Online League 2020” meraih Juara 4. “Tim ITS pada Turnamen Hari Kartini ini memang memasang target juara. Tetapi, selain itu kami juga ingin meningkatkan jam terbang. Khususnya bagi rekan-rekan kami yang masih pada kategori pemula,” pungkas Diana Aulia. (Gabsi Jatim for Kempalan.com)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.