Oleh Ferry Is Mirza
Wartawan Utama, Pengurus PWI Jawa Timur
KEMPALAN: Bulan Ramadhan adalah bulan dimana Allah menabur dan menebar rahmatNya buat mereka yang berpuasa. Bulan dimana Allah menitipkan pesan-pesan cintaNya buat kemanusiaan.
Sabda Nabi :
“Ramadhan adalan bulan yang pada awalnya Allah cucurkan rahmat, pada pertengahannya Allah limpahkan ampunan dan pada penghujungnya Allah berikan jaminan terbebas dari api neraka”
(HR. Ibnu Hibban)
Kita sangat membutuhkan rahmat ini, karena memang kehidupan ini berjalan dengan alur rahmatNya.
Dalam kehidupan pribadi kita butuh rahmat Allah berupa nikmat-nikmat yang terhampar. Kita butuh udara, kita butuh sehat badan, kita butuh rizki yang luas, kita ingin semua kebutuhan kita terpenuhi. Itu semua akan terwujud hanya dengan rahmatNya semata.
Sebagai keluarga, kita ingin rumah tangga yang sakinah, kita ingin pasangan hidup yang shaleh shalihah. Kita berharap punya keturunan yang qurrota a’yun (sejuk mata memandang).
Lalu dengan cara apa kita mewujudkannya ? Kita sering mendengar istilah “mawaddah warrohmah” yaa kita menginginkan rahmat untuk mewujudkan semua harapan itu.
Sebagai anggota masyarakat dan warga negara kita butuh rahmat Allah untuk melimpahkan kesejahteraan kita sebagai anak bangsa. Kita butuh stabiltas ekonomi. Unsur-unsur yang menunjangnya seperti pertanian, kita butuh tanah yang subur, petani butuh hujan, panen yang berhasil. Kita butuh stabilitas keamanan, kita butuh ketersediaan lapangan pekerjaan, penegakan keadilan, suasana tenang damai dan lain sebagainya.
Semua itu tidak akan terwujud jika tanpa adanya rahmat dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bahkan di akhirat nanti untuk bisa masuk kedalam surganya Allah diperlukan tiket utama. Apa itu ? yaitu Rahmat Allah.
Sebagaimana Nabi menjelaskan kepada para sahabatnya : “Kalian tidak akan masuk surga dengan banyaknya amal kalian…”
Sahabat bertanya : “Engkau juga ya Rasuul ..?”,
Nabi menjawab : “ya, aku juga demikian (kita semua tidak akan masuk surga) kecuali hanya dengan Rahmat Allah”.
In syaa Allah memasuki hari ke tujuh kita berpuasa hingga selesai nanti, Allah akan melimpahkan rahmatNYA untuk kita. Setidaknya rahmat sehat wal afiyaa. Aamiin…… (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi