SURABAYA – KEMPALAN : Universitas Airlangga Surabaya menegaskan pernyataan Guru Besar Biologi Molekular Universitas Airlangga Unair Surabaya Prof. Dr. dr. Chairul Anwar Nidom, drh., MS, tidak mewakili lembaga. Sebaliknya, Unair menegaskan keterlibatan Prof. Nidom dalam Vaksin Nusantara adalah keputusan pribadi.
“Pernyataan yang dikeluarkan oleh Prof Nidom murni berasal dari pernyataan beliau pribadi, bukan merupakan representasi dari Universitas Airlangga Surabaya secara kelembagaan,” kata Ketua Pusat Komunikasi dan Infornasi Publik Unair Martha Kurnia Kusumawardani, dr., SpKFR-K dalam siaran tertulisnya, Minggu (18/4).
Dalam surat klarifikasi itu, Martha mengatakan pernyataan Prof. Nidom pada berbagai acara talkshow di media elektronik maupun di berbagai media massa nasional terkait vaksin Nusantara, bukan atas nama Unair. Selain itu, hasil konfirmasi kepada Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Prof. Dr. Mirni Lamid MP., drh menyatakan bahwa pernyataan Prof Nidhom terkait dengan vaksin Nusantara tidak melalui proses diskusi dengan pimpinan fakultas.
“Sehingga memang murni merupakan pendapat beliau pribadi,” tegasnya.
Martha juga mengungkapkan bahwa Prof. Nidom bukanlah anggota tim peneliti vaksin Universitas Airlangga Surabaya. Meski begitu, pihaknya menghargai berbagai ikhtiar yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk bisa meredakan pandemi Covid-19.
Prof. Nidom bukanlah orang sembarangan di dunia kesehatan. Dia peneliti vaksin virus flu burung. Untuk penyakit Covid19, dia menganjurkan pemanfaatan curcumin.
Vaksin Nusantara yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto masih menjadi pro kontra. Badan Pengawas Obat dan Makanan masih belum memberi lampu hijau terkait penelitian Vaksin Nusantara ini.
Meski begitu, sejumlah tokoh juga telah diambil sampel darahnya untuk proses vaksinasi vaksin Nusantara. Di antaranya mantan Menkes, Siti Fadilah; mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo; Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad; Anggota DPR, Emanuel Melkiades Lakalena; Anggota DPR, Saleh Daulay; Anggota DPR, Adian Napitupulu; Anggota DPR, Nihayatul Wafiroh; Anggota DPR, Arzetty Bilbina. (Nani Mashita)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi