Jumat, 8 Mei 2026, pukul : 15:26 WIB
Surabaya
--°C

Etnis Bersenjata Serang Tatmadaw di Tahun Baru, Korban Tewas Bertambah

NAYPYIDAW-KEMPALAN: Pertempuran pecah di beberapa lokasi antara Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA) dan militer Myanmar di Negara Bagian Kachin pada Jumat (16/4) malam dan Sabtu (17/4) pagi di tengah langkah rezim untuk memperkuat kehadiran pasukannya di daerah etnis.

Sekitar pukul 7 malam pada hari Jumat, KIA menyerang pasukan militer (atau Tatmadaw) di dekat daerah Hpung Ing-Woi Shi di Kotapraja Sumprabum Kachin, di bagian paling utara negara itu.

KIA juga menyerang konvoi Tatmadaw di Kotapraja Hpakant saat melakukan pemeriksaan keamanan pada Jumat sore sekitar pukul 1 siang. KIA mengatakan bahwa mereka menggunakan ranjau untuk melawan konvoi dan satu truk terbakar, mengakibatkan tiga tentara rezim terbunuh.

Melansir dari The Irrawaddy, Militer Myanmar juga dilaporkan menderita banyak korban semenjak serangan yang diluncurkan oleh kelompok etnis bersenjata Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA) di pangkalan militer dan konvoi di Negara Bagian Kachin pada hari Kamis (15/4).

Pertempuran telah meningkat di seluruh Negara Bagian Kachin dan Negara Bagian Shan bagian utara sejak 11 Maret, menyusul penolakan KIA untuk mengakui rezim militer.

Sementara itu, Sedikitnya tiga orang tewas dan empat lainnya cedera ketika pasukan rezim menyerang pengunjuk rasa anti-rezim di Mogoke, sebuah kota ruby di Mandalay pada hari Sabtu, Hari Tahun Baru tradisional di Myanmar.

Kemudian, Ko Wai Moe Naing, pemimpin terkemuka gerakan anti-kudeta, fotonya yang disiksa dengan kejam menjadi viral secara online pada hari Jumat, satu hari setelah dia ditabrak mobil, ditangkap dan dibawa ke pangkalan militer oleh pasukan junta.

Muslim berusia 26 tahun itu telah menjadi salah satu wajah paling menonjol dari gerakan protes Myanmar terhadap rezim tersebut. Menentang tindakan keras yang dilakukan oleh pasukan rezim, ia telah memimpin demonstrasi massa harian di kota Monywa di wilayah Sagaing sejak Februari, dimulai hanya beberapa hari setelah militer melancarkan kudeta. (The Irrawaddy, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.