Sabtu, 30 Mei 2026, pukul : 17:28 WIB
Surabaya
--°C

Ramadhan di Kazakhstan, Perjamuan Jalanan dan Restoran Rahmat

ASTANA-KEMPALAN: Kazakhstan adalah negara Islam terbesar di dunia dalam hal luas. Ini terdiri dari 16 provinsi. Orang-orang Kazakh menyumbang 53,4% dari total populasi, yang sebagian besar berbicara bahasa Kazakh. Ini adalah bahasa resmi negara dan berasal dari Turki. Sekitar 70% penduduk Kazakhstan adalah Muslim.

Bulan suci Ramadhan adalah waktu untuk membaca Alquran dan amal oleh umat Islam di Kazakhstan. Kebiasaan bulan suci ini sudah lama diwariskan di Kazakhstan. Beberapa hari sebelum Ramadhan, umat Islam bersiap menyambut bulan melalui pembersihan masjid dan area umum untuk melaksanakan shalat Tarawih.

Sebelum buka puasa, khotbah harian disampaikan di sebagian besar masjid untuk mendidik jamaah tentang ajaran agama. Lebih dari 2.000 eksemplar Alquran dan 10 ton kurma didistribusikan di antara orang-orang Kazakh. Konvoi pengabaran juga diadakan di seluruh Kazakhstan, dan berlangsung selama 75 hari sebelum Ramadhan untuk pengabaran dan bimbingan di desa-desa terpencil.

Melansir dari Daily News Egypt, Kazakhstan memiliki banyak masjid besar yang indah yang dibangun di atas area yang luas, seperti Masjid Nur-Astana di Astana, ibu kota Kazakhstan; Masjid Pusat Almaty; Makam Masjid Khawaja Ahmed Yasawi di Turkistan; dan Masjid Manjali di Atyrau. Salah satu keajaiban Kazakhstan adalah Masjid Becket Ata bawah tanah di daerah Oglandy. Masjid ini dibangun pada abad ke-17.

Sebelum sholat Maghrib (matahari terbenam), orang-orang yang berpuasa dalam jumlah besar pergi ke “perjamuan jalanan Ramadhan” yang disebut “restoran rahmat” di Kazakhstan. Jamuan makan ini biasanya diadakan di lapangan umum dan di dalam masjid raksasa Kazakh, diperkirakan ada 2.000 masjid.

Setelah sholat Maghrib, para jamaah diundang ke jamuan makan khusus yang diadakan oleh mahasiswa. Perjamuan jalanan ini menyajikan jus dan salad serta hidangan utama, yang disebut Plov. Ini adalah nasi Pilaf versi Kazakh. Hidangan ini populer di acara kumpul-kumpul besar. Ini terdiri dari nasi yang disajikan dengan domba (terkadang daging sapi), bawang, dan wortel dan Kumiss, susu kuda yang difermentasi.

Salah satu hidangan paling terkenal sepanjang masa, beshbarmak, hidangan nasional Kazakhstan, terdiri dari daging rebus (secara tradisional kuda, tetapi sekarang sering domba) dan mie besar yang terlihat seperti lembaran lasagna dalam kuah/kaldu bawang.

Orang Kazakh tidak menambahkan bumbu pada daging karena mereka mengira daging itu harus dimakan apa adanya, agar tidak kehilangan rasa aslinya.

Banyak acara berlangsung di Kazakhstan selama bulan Ramadhan, seperti jamuan makan massal diadakan di berbagai kota, masjid baru dibuka, dan kompetisi membaca Alquran diadakan.

Di bulan Ramadan, pemerintah melarang penjualan minuman beralkohol, dan siapa pun yang melanggar aturan itu akan dikenai sanksi. (Daily News Egypt, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.