Minggu, 31 Mei 2026, pukul : 09:51 WIB
Surabaya
--°C

Angka Kebangkrutan Sektor Restoran dan Bar di Jepang Sangat Tinggi

TOKYO – KEMPALAN: Jumlah kebangkrutan di bisnis restoran Jepang mencapai 715 di akhir tahun fiskal Jepang, terbesar ketiga dalam 20 tahun, di tengah pandemi virus corona baru, menurut laporan sebuah perusahaan riset kredit seperti yang dikutip dari Japan Times, Minggu (11/4).

Jumlah restoran yang turun masing-masing 36% dan 56,3% di bulan Januari dan Februari, diikuti oleh penurunan 2,6% di bulan Maret.

Hasil buruk untuk tahun yang berakhir 31 Maret yang mencerminkan 183 kegagalan di sektor restoran dan bar, tertinggi sejak tahun fiskal 2000 ketika data komparatif tersedia, Teikoku Databank mengatakan dalam laporan survei baru-baru ini tentang perusahaan yang bangkrut dengan hutang 10 juta yen atau lebih.

Jumlah total tersebut menyusul rekor kebangkrutan 784 pada tahun sebelumnya ketika industri berjuang dengan kekurangan tenaga kerja dan setelah kenaikan pajak konsumsi menjadi 10% dari 8%, kata seorang pejabat Teikoku Databank yang bertanggung jawab atas survei tersebut.

“Sulit untuk mengharapkan angka kebangkrutan turun tajam pada tahun fiskal saat ini, mengingat permintaan untuk memotong jam operasional tetap dan kasus baru melonjak lagi di Osaka dan beberapa prefektur lainnya,” kata pejabat itu.

Namun, dimulainya vaksinasi virus korona, langkah-langkah stimulus dan Olimpiade Tokyo serta Paralimpiade yang dijadwalkan untuk musim panas ini akan membantu memacu sentimen konsumen dan meningkatkan lingkungan bisnis di industri, tambahnya.

Dalam delapan bulan pertama, kasus kebangkrutan bulanan sebagian besar meningkat dari tahun sebelumnya. Tetapi tren berubah pada bulan Desember ketika mereka merosot 31,3% karena program subsidi Go To Travel dan Go To Eat pemerintah untuk mendukung industri pariwisata dan restoran terbayar.

Bantuan keuangan untuk restoran dan bar yang memenuhi permintaan untuk tutup pada jam 8 malam. keadaan darurat kedua juga berkontribusi untuk mengurangi kegagalan bisnis dalam beberapa bulan terakhir tahun fiskal lalu, kata pejabat itu. (Jaoan Times, Belva Dzaky Aulia)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.