JAKARTA – KEMPALAN: Signal merupakan aplikasi yang memiliki software yang menawarkan jasa untuk mengirim pesan atau chatting. Aplikasi Signal mengklaim bahwa softwarenya aman dan kredibel untuk digunakan. Bahkan aplikasi ini juga memiliki fitur untuk mengirim pesan suara dan video call tanpa takut diawasi oleh pihak eksternal.
Namun yang mengejutkan, Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook, dikabarkan menggunakan aplikasi Signal. Hal ini cukup menghebohkan, karena Facebook juga mengakuisisi aplikasi WhatsApp yang memiliki fitur serupa.
Dave Walker, peneliti keamanan siber, menemukan bahwa Zuckerberg termasuk di antara 533 juta pengguna yang informasi pribadinya bocor setelah peretasan Facebook pada 2019. Walker berkata nomor telepon Zuckerberg yang bocor terkait pada akun Signal.
“Mengenai #FacebookLeak, dari 533 juta orang yang mengalami kebocoran – ironisnya adalah bahwa Mark Zuckerberg juga termasuk dalam kebocoran tersebut,” ucap Dave Walker melalui kanal Twitter, melansir Mashable, Selasa (6/4).

Salah satu juru bicara Facebook, menyampaikan terkait peretasan bahwa celah yang digunakan untuk mendapatkan informasi pribadi dari Facebook telah ditambal. Namun juru bicara tersebut tidak berkomentar soal informasi Zuckerberg termasuk di antara data yang bocor.
Menanggapi penemuan Walker, Signal tampak bersenang-senang. Aplikasi itu men-tweet tautan tentang akun Signal Zuckerberg.
“Dengan batas waktu penerimaan Persyaratan Layanan WhatsApp 15 Mei semakin dekat, Mark memimpin dengan memberi contoh,” tweet Signal via Twitter.
Ada kemungkinan Zuckerberg hanya menggunakan aplikasi Signal guna memeriksa secara langsung terkait spesifikasi fitur yang dimiliki pesaingnya. Tetapi ada juga kemungkinan Zuckerberg secara aktif menggunakan Signal sebagai aplikasi perpesanan karena lebih aman, serta memiliki banyak fitur dan desain yang lebih baik. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi