Selasa, 26 Mei 2026, pukul : 18:06 WIB
Surabaya
--°C

Kekerasan Meningkat Kembali, Taliban: Tanggung Jawab Ada di Pihak Lawan

KABUL-KEMPALAN: Pasukan pemerintah Afghanistan dan Emirat Islam Afghanistan (EIA/Taliban) sama-sama mengklaim pada hari Minggu (4/4) bahwa mereka menimbulkan banyak korban di pihak lainnya dalam serangan terbaru mereka, karena keduanya diperkirakan akan bertemu di Turki akhir bulan ini untuk pembicaraan damai Afghanistan yang diusulkan oleh AS.

Pernyataan dari Kementerian Pertahanan Afghanistan menyampaikan bahwa pihak keamanan nasional dalam 24 jam terakhir telah membunuh sekitar 160 pemberontah dan melukai belasan lainnya dalam banyak operasi di beberapa provinsi.

Para komandan tentara Afghanistan juga dilaporkan mengatakan mereka telah mengusir Taliban dari distrik Arghandab di provinsi Kandahar selatan, beberapa bulan setelah pemberontak menyerbunya. Sementara itu, Taliban bertanggung jawab atas pemboman mobil Minggu (4/4) sore terhadap konvoi pasukan Afghanistan di distrik Paghman, sekitar 30 kilometer dari ibu kota, Kabul.

Pejabat Afghanistan mengatakan ledakan itu menewaskan sedikitnya tiga personel keamanan dan melukai belasan lainnya serta mengkhawatirkan bahwa jumlah korban tewas bisa meningkat karena banyak di antara korban yang terluka berada dalam kondisi kritis.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan sekelompok gerilyawan melancarkan “serangan taktis” terhadap konvoi itu menyusul pemboman mobil dan “membunuh/melukai hingga 45” pasukan Afghanistan, meskipun pemberontak sering memperlihatkan jumlah korban yang dilebih-lebihkan untuk serangan semacam itu.

Taliban tidak mengomentari kekalahan medan perang mereka dalam menghadapi operasi baru-baru ini oleh pasukan Afghanistan, tetapi kelompok itu memperingatkan kemungkinan pembalasan, meningkatkan kekhawatiran akan lebih banyak pertumpahan darah di hari-hari mendatang.

Sebuah pernyataan kelompok militan itu mengatakan Taliban “memerintahkan komisi urusan militer (dari kelompoknya) untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mempertahankan diri dan penduduk lokal jika operasi ini (oleh Kabul) tidak segera ditangguhkan.”

Pernyataan itu menegaskan bahwa pasukan Afghanistan telah melakukan serangan udara di Arghandab dalam beberapa hari terakhir, tetapi tidak disebutkan apakah kelompok itu telah kehilangan kendali atas distrik itu karena Kabul.

Dalam sebuah pernyataan di situs resminya (Alemarah), EIA menyatakan bahwa ada pesawat (musuh) yang melakukan pengeboman terhadap pasukannya dan menyasar penduduk sipil di distrik Arghandab di Kandahar dan distrik Nusay Darwaz di Badakhshan. Serangan serupa juga terjadi di beberapa wilayah lain yang dianggap sebagai pelanggaran perjanjian mereka dengan AS.

“Kami harus menekankan bahwa tanggung jawab untuk semua insiden di masa depan dalam kasus seperti itu akan berada di pundak oposisi,” ujar EIA dalam pernyataan yang dikutip Kempalan dari Alemarah. (VoA/Alemarah English, rez)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.