Sabtu, 2 Mei 2026, pukul : 01:41 WIB
Surabaya
--°C

Polandia Permasalahkan Belarusia, Buntut dari Buang-Membuang Diplomat

WARSAWA-KEMPALAN: Pada Rabu (24/3), Polandia menuding Belarusia melakukan persekusi terhadap minoritas etnis Polandia dan meminta pemerintahan negara tersebut untuk berhentu menangkapi etnisnya.

Permasalahan diplomasi antar kedua negara semakin memanas karena buang-membuang perwakilan diplomatik dilakukan antara Polandia dan Belarusia pada bulan ini. Kementerian Luar Negeri Polandia mengatakan bahwa mereka telah memanggil kuasa usaha Belarusia untuk berbincang pada Selasa (23/3) malam.

Andzelika Borys, kepala Asosiasi Polandia di Belarusia ditangkap di Grodno pada Selasa (23/3) dan dijatuhi hukuman 15 hari penjara. Ia ditahan karena melanggar aturan perkumpulan massa. Sementara asosiasinya takut akan tekanan lebih lanjut diaspora Polandia di negara itu.

“Saya ingin mengungkapkan kecaman mutlak saya atas penangkapan Andzelika Borys … kami tidak bisa memaafkan penyanderaan dengan cara ini. Itulah yang Anda sebut sebagai tindakan skala besar yang diambil oleh otoritas Belarusia,” kata Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki dalam pernyataan yang disiarkan televisi seperti yang dikutip Kempalan dari Reuters.

Pemerintah Polandia di Warsawa juga menyerukan tindakan terkoordinasi untuk membantu gerakan protes di Belarusia, di mana lawan Lukashenka mengatakan pemilihan presiden Agustus lalu dicurangi untuk menyerahkan kemenangan kepadanya. Presiden telah membantah adanya kecurangan dalam pemilu. Mereka turut memberi suaka terhadap para oposisi politik yang berusaha dipersekusi oleh Alexander Lukashenka, sama seperti Lithuania yang melindungi Svetlana, pemimpin oposisi Belarusia yang mana suaminya dihukum 15 tahun penjara.

Adapun hakim yang memberikan hukuman terhadap Borys akan dilarang memasuki Polandia hingga waktu yang tidak ditentukan, ujar kepala kantor staf Perdana Menteri Polandia pada Kamis (25/3).

“Sesuai dengan pedoman Perdana Menteri Mateusz Morawiecki, hari ini hakim yang kemarin memvonis Andzelika Borys 15 hari penangkapan akan dilarang memasuki wilayah Polandia untuk waktu yang tidak ditentukan,” kata Michal Dworczyk, kepala kantor staf Perdana Menteri Polandia yang dikutip Kempalan dari The First News.

Dworczyk mengatakan bahwa Polandia akan mengangkat masalah represi terhadap Polandia di Belarusia di forum internasional. “Kami tidak bisa begitu saja menyetujui apa yang terjadi dengan rekan kami di luar negeri,” tambah Dworczyk. Ia bahkan mengatakan bahwa mereka yang melakukan persekusi terhadap etnis Polandia akan “merasakan konsekuensinya.”

Wakil Menteri Luar Negeri Marcin Przydacz mengatakan pada hari Kamis bahwa semakin banyak orang Polandia di Belarus yang secara politik tertindas.

“Sayangnya, kami mendapat sinyal bahwa aktivis Polandia lainnya mungkin mengalami berbagai jenis penindasan … Saya akan menghubungi konsulat kami … untuk menetapkan fakta dan kontak dengan milisi atau lembaga yang melakukan penahanan,” kata wakil menteri itu.

Kasus ini berawal dari tindakan kedua negara itu yang saling buang-membuang diplomat. Awalnya Belarusia mengeluarkan konsulat Polandia, Jerzy Timofejuk pada 9 Maret 2021 karena mengikuti acara untuk memberikan penghormatan kepada pasukan Polandia yang ikut dalam Perang Dunia Kedua di tanggal 28 Februari 2021. Lalu dilawan oleh Polandia dengan mengumumkan seorang diplomat Belarusia sebagai persona non grata pada 10 Maret 2021.

Melansir RFE/RL, Wakil Menteri Luar Negeri Polandia Marcin Przydacz mengumumkan keputusan itu pada 10 Maret, mengatakan di Twitternya bahwa tindakan itu adalah tanggapan atas tindakan “bermusuhan dan tidak dapat dibenarkan” dari pihak berwenang Belarusia terhadap konsul Polandia di barat daya kota Brest. (Reuters/The First News/RFE/RL, rez)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.