Kendalikan Defisit Anggaran, Pemda Harus Perkuat Sistem Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual
JAKARTA-KEMPALAN: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali mengingatkan bahwa seluruh Pemerintah Daerah wajib menerapkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) Berbasis Akrual.
Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Teguh Setyabudi bahwasanya penerapan SAP Berbasis Akrual adalah amanat Undang-undang untuk memperkuat tata kelola keuangan pemerintah di semua tingkatan.

“Pasal 36 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara mengamatkan bahwa penetapan SAP Berbasis Akrual dilaksanakan selambat-lambatnya dalam 5 (lima) tahun setelah ditetapkannya Undang-Undang Keuangan Negara tersebut,” jelas Teguh saat membuka Diklat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Perangkat Daerah, Senin (22/3).

Sedangkan kewajiban penerapan SAP Berbasis Akrual bagi Pemerintah Daerah sendiri sudah diatur secara jelas dalam Permendagri No 64 Tahun 2013 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual pada Pemerintah Daerah.
“Amanatnya jelas, bahwa Pemda menetapkan SAP berbasis akrual selambat-lambatnya tahun 2015,” tambah Teguh.

Terkait kenapa harus menerapkan SAP Berbasis Akrual, Teguh menjelaskan beberapa keuntunganya antara lain: Memberikan gambaran yang utuh atas posisi keuangan Pemerintah Daerah; Mampu menyajikan informasi yang sebenarnya mengenai hak dan kewajiban Pemerintah Daerah; Mampu meningkatkan pengendalian defisit anggaran dan akumulasi biaya pemerintah; Memudahkan dalam mengevaluasi kinerja pemerintah terkait biaya jasa layanan, efisiensi dan pencapaian tujuan.

Akan tetapi, Teguh juga menyebut bahwa penerapan SAP Berbasis Akrual menuntut penambahan laporan yakni Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (SAL), Laporan Operasional (LO), dan Laporan Perubahan Ekuitas (LPE).
“Mengingat Aparatur Pemda yang menangani akuntansi masih harus memantapkan proses penyusunan ketiga laporan tersebut, maka penting bagi BPSDM Kemendagri mengadakan diklat ini,” katanya. (niko elfriza)
