TEGUCIGALPA-KEMPALAN: Jaksa New York Jacob Gutwillig mengatakan, dalam persidangan tersangka pengedar narkoba Honduras Geovanny Fuentes di pengadilan federal pada hari Selasa (9/3), bahwa dia telah membayar suap sebesar $ 25.000 kepada Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez.
Gutwillig mengklaim bahwa seorang akuntan, Jose Sanchez hadir pada pertemuan tahun 2013 dan 2014 di mana Geovanny Fuentes membayar uang tersebut kepada sang presiden.
Melansir dari Aljazeera, Juan Orlando Hernandez membantah tuduhan yang dibuat oleh jaksa penuntut AS bahwa dia membantu menyelundupkan berton-ton kokain ke Amerika Serikat.
“Bagaimana orang bisa mempercayai kesaksian palsu bahwa saya berurusan dengan pengedar narkoba,” tulis Hernandez di Twitter pada hari Kamis (10/3).
Sanchez akan memberi tahu juri New York tentang “keterkejutan, ketakutan yang dia rasakan saat melihat terdakwa duduk bersama presiden,” kata Gutwillig.
Saksi bekerja di sebuah perusahaan penanam padi dimana Fuentes mencuci uang, kata jaksa penuntut.
Sanchez akan bersaksi bahwa Hernandez mengatakan kepada Fuentes “mereka akan membawa begitu banyak kokain ke AS sehingga mereka akan memasukkan obat ke hidung para gringo“, kata Gutwillig.
Hernandez, seorang pengacara yang berkuasa pada Januari 2014 dan sedang menjalani masa jabatan keduanya, menyebut dirinya sebagai juara dalam perang melawan narkoba.
Jaksa penuntut AS menganggapnya sebagai rekan konspirator bersama Fuentes tetapi belum mendakwanya.
Pemerintah Honduras mengatakan pada Rabu malam (9/3) bahwa foto-foto yang ditampilkan selama persidangan, di mana anggota keluarga Fuentes terlihat bersama Hernandez, diambil selama acara publik untuk ulang tahun presiden selama kampanye pemilu 2017. (Aljazeera, Abdul manaf Farid)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi