JAKARTA-KEMPALAN: Pemerintah kembali memperbarui informasi soal penanganan wabah virus Corona (COVID-19). Hari ini dilaporkan total kasus COVID-19 di Indonesia lebih dari 1 juta kasus.
Berdasarkan data di situs Satgas Penanganan COVID-19, dilaporkan ada 5.826 kasus baru Corona pada Minggu (7/3/2021), sehingga sejak Maret sudah ada 1.379.622 kasus COVID-19 di Tanah Air.
Selain itu, dilaporkan ada penambahan pasien sembuh Corona sebanyak 5.146, sehingga hingga hari ini ada 1.194.656 pasien Corona yang sembuh.
Sementara itu, dilaporkan juga hari ini ada 112 pasien meninggal akibat COVID-19. Total tercatat ada 37.266 pasien COVID-19 yang meninggal.
Dilaporkan juga pemerintah pada hari ini memantau kasus suspek Corona sebanyak 67.659. Selain itu, ada 43.900 spesimen terkait Corona yang diperiksa hari ini.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardani, mengatakan perguruan tinggi atau kampus akan diizinkan buka pada bulan Juli 2021 setelah mahasiswa dan dosen mendapat vaksinasi Covid-19.
Namun, ia menjelaskan keputusan untuk kembali membuka kampus dan melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) bergantung pada keputusan masing-masing perguruan tinggi.
“Ya benar (kampus diizinkan buka pada bulan Juli), dengan menerapkan Protokol 5 M, diizinkan Satgas, dan menerapkan SKB (Surat Keputusan Bersama) PTM,” kata Paris.
Diketahui, saat ini tengah disiapkan surat keputusan bersama (SKB) antar menteri terkait vaksinasi untuk mahasiswa, dosen, tenaga pendidik, dan pegawai kementerian yang berlangsung pada bulan Maret sampai Juni.
Bila sudah mendapat vaksinasi, ia berharap rektor dari universitas menyiapkan peraturan turunan PTM berdasarkan konsultasi dan persetujuan Gugus Tugas Covid di kapasitas masing-masing. Salah satunya PTM dengan kapasitas 25-50 persen.
Sementara itu, aturan mengenai vaksinasi mandiri atau yang disebut dengan vaksinasi gotong royong sudah resmi dirilis pemerintah. Vaksinasi gotong royong tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.
Disebut mandiri, karena biaya vaksinasi gotong royong ini sepenuhnya ditanggung oleh swasta atau perusahaan tanpa ada subsidi dari pemerintah. Pemerintah telah menunjuk PT Bio Farma untuk mengimpor vaksin mandiri yang nanti dijual ke perusahaan-perusahaan.
Pemerintah juga menetapkan merek vaksin untuk vaksinasi mandiri berbeda dengan yang dipakai dalam program vaksinasi Covid-19 pemerintah demi mencegah kebocoran.
China Pakai Obat Tradisional
China telah menyetujui tiga produk obat tradisional China atau yang lebih dikenal dengan traditional Chinese medicine (TCM) untuk dijual untuk membantu mengobati Covid-19. Demikian pengumuman Badan Produk Medis Nasional China pada Rabu lalu (3/3).
Badan tersebut menggunakan prosedur persetujuan khusus untuk memberi lampu hijau pada tiga produk obat tradisional, yang memberikan lebih banyak pilihan untuk pengobatan Covid-19.
“Produk herbal tersebut datang dalam bentuk butiran dan dilacak asal-usulnya ke resep China kuno,” sebut pernyataan Badan Produk Medis Nasional China seperti dikutip CNN.
Mereka dikembangkan dari pengobatan TCM yang telah digunakan pada awal pandemi, namun produk tersebut telah disaring oleh banyak akademisi dan ahli di garis depan.
Ketiga produk TCM tersebut adalah butiran pembersih paru-paru dan detoksifikasi, butiran pengurai kelembaban dan detoksifikasi, dan butiran pendifusi dan detoksifikasi paru-paru.
Keamanan dan efektivitas TCM masih diperdebatkan di China. Meskipun banyak pengobatan di TCM telah digunakan selama ratusan tahun, kritikus berpendapat bahwa tidak ada bukti ilmiah yang dapat diverifikasi untuk mendukung manfaat yang diharapkan.
Dalam beberapa tahun terakhir, pengobatan kuno telah berulang kali dielu-elukan sebagai sumber kebanggaan nasional oleh Presiden China Xi Jinping, yang juga seorang pendukung TCM terkenal. (kn/nn/ist)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi