Selasa, 19 Mei 2026, pukul : 13:46 WIB
Surabaya
--°C

Khofifah Kunjungi Korban dan Serahkan Bantuan Banjir di Jember

JEMBER, KEMPALAN: Seusai menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Jember, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau bencana banjir di Dsn Kreongan, Kelurahan Jemberlor, Kec Patrang Kab. Jember, Selasa (2/3).

Curah hujan yang cukup tinggi di lereng Gunung Argopuro pada Sabtu (27/2), mengakibatkan air di sungai yang melewati tiga kecamatan, yakni Kecamatan Patrang, Bangsalsari dan Rambipuji meluap. Satu dari ratusan rumah yang kebanjiran tersebut merupakan kediaman Bupati Jember yang baru dilantik, Hendy Siswanto.

Saat Khofifah datang ke lokasi, genangan banjir sudah surut total dan masyarakat sudah melakukan kegiatan normal kembali dan bersih-bersih.

Namun, di sekitar area terdampak banjir, Tagana Dinsos Keb. Jember mendirikan Dapur Umum di Mako Tagana (belakang Hotel Ardi Chandra) dengan logistik dari BPBD Kab. Jember serta menyalurkan beberapa bantuan yang bisa dimanfaatkan warga.

Kedatangan gubernur perempuan pertama di Jatim itu langsung disambut oleh puluham warga yang sudah lama menunggu.

Seusai berdialog dan membagikan sembako, masker serta alat tulis kepada anak anak, Khofifah menyatakan bahwa curah hujan yang melanda beberapa daerah di Jatim merupakan bentuk dari bencana Hydrometeorologi.

Namun, Pemprov Jatim dan Pemkab Jember tidak tinggal diam dan melakukan sejumlah langkah antisipatif seperti segera melakukan pengerukan terhadap sungai akibat sedimentasi atau banyaknya endapan lumpur di sungai.

Maka, dalam waktu dekat Khofifah meminta untuk dilakukan pengerukan secara berkala terhadap seluruh sungai. “Pak Bupati membutuhkan bantuan berupa eskavator dan segera akan kami kirimkan. Nanti saya minta tim PU SDA Jember bisa berkoordinasi dengan tim dari PU SDA Provinsi Jatim,” katanya.

Gubernur Khofifah melalui BPBD Prov Jatim menurunkan bantuan berupa sejumlah sembako dan masker sekaligus membagikan 80 kontainer paket kebersihan yang bisa digunakan warga pasca banjir.

Khofifah menyebut, selain pengerukan terhadap sedimentasi sungai juga harus dicek plengsengan plengsengan tepi sungai. “Untuk itu, seluruh dinas terkait harus saling berkoordinasi mencegah sekaligus mengantisipasi jika terdapat curah hujan yang cukup tinggi, agar tidak terjadi banjir atau bencana lainnya,” tegasnya.

Bupati Jember Hendy mengemukakan, setidaknya ada dua faktor penyebab banjir di Jember. Yakini, sedimen lumpur di dalam sungai dan saluran-saluran air yang tertutup.

Bedasarkan data dari BPBD Kab. Jember, dari ketiga sungai yang meluap di lokasi, yakni Sungai Kalijompo di Kec. Kaliwates, Kec. Patrang, Kec. Sukorambi, kemudian Sungai Dinoyo di Kec. Rambipuji, dan Sungai Petung di Kec. Bangsalsari, berdampak terhadap sejumlah kerusakan.
Antara lain rumah terdampak sebanyak 155 unit, fasum terdampak 4 unit (tempat ibadah), rumah rusak ringan 1 unit, rumah rusak sedang 1 unit dan jembatan rusak berat 1 unit.

Gubernur Khofifah melalui BPBD Prov Jatim menurunkan bantuan berupa sejumlah sembako dan masker sekaligus membagikan 80 kontainer paket kebersihan yang bisa digunakan warga pasca banjir. (*)

Peliput: Dwi Arifin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.