JAKARTA-KEMPALAN: Beberapa kabupaten di Provinsi Riau telah meningkatkan status waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan karena sejumlah titik api telah terdeteksi sejak awal tahun.
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution mengatakan status siaga telah dinaikkan untuk Kabupaten Bengkalis, Siak, Pelalawan, Rokan Hilir dan Pulau Merati serta Kota Dumai. Kawasan tersebut berada di pesisir timur provinsi yang berbatasan dengan Selat Malaka.
“Pemerintah Riau telah menaikkan status siaga untuk mengoptimalkan pencegahan (kebakaran hutan dan lahan),” kata Nasution. Dia menambahkan bahwa status siaga yang lebih tinggi akan memungkinkan berbagai instansi dan lembaga pemerintah untuk bekerja sama dalam mencegah dan memitigasi kebakaran.
“Saya berharap ada upaya bersama untuk mencegah (kebakaran hutan). Saya berharap warga juga ikut ambil bagian dengan tidak membuka lahan melalui (praktik) tebang dan bakar. Karena begitu lahan gambut terbakar, akan sulit dan sangat mahal untuk memadamkannya,” tambahnya.
Status waspada berlaku hingga 21 Oktober 2021.
Pengumuman itu datang setelah Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan kepada pihak berwenang setempat untuk mempersiapkan potensi kebakaran hutan akhir tahun ini karena titik api telah terdeteksi di Sumatera.
Jokowi juga mengingatkan bahwa wilayah Kalimantan di Pulau Kalimantan, serta Pulau Sulawesi, juga bisa mulai mengalami kebakaran hutan pada Mei hingga Juli, dengan puncak diperkirakan terjadi pada periode Agustus hingga September.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengatakan meski musim hujan masih deras di banyak wilayah di Tanah Air, beberapa wilayah di Pulau Sumatera, termasuk Riau, bulan ini mengalami kekeringan dengan intensitas hujan yang menurun tajam.
BMKG juga memperingatkan bahwa provinsi tersebut mungkin akan mengalami kebakaran lahan dan hutan hingga pertengahan Maret ketika intensitas hujan diperkirakan akan meningkat. Riau diprediksi akan mengalami peralihan dari musim hujan ke musim kemarau di bulan Mei.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau menyebutkan, sejak awal tahun, 248 hektare lahan dan hutan di provinsi itu terbakar. (frd/CNA)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi