QUITO, KEMPALAN: Yaku Perez, calon presiden Ekuador dari partai Pachakutik menuntut penghitungan ulang 100% suara dan mengajukan pengajuan kepada kejaksaan terkait keahlian sistem computer Dewan Pemilihan Ekuador (CNE).
Partai Pachakutik merasa terdapat kecurangan perhitungan suara di Provinsi Guayas, Manabi, dan Los Rios. Partai Pachakutik merupakan sayap partai pribumi kiri Ekuador, didirikan sebagai cara untuk memajukan berbagai kepentingan masyarakat adat diseluruh Ekuador.
Marlon Santi, pimpinan partai Pachakutik mengancam jika perhitungan suara tidak dikabulkan maka basis masyarakat adat akan bergerak.
Melansir dari elcomercio, Pawai Gerakan Adat mencapai Provinsi Andes, Ekuador tengah pada Minggu pagi (21/2). Pawai tersebut menuntut penghitungan suara dan transparansi dari Dewan Pemilihan Nasional (CNE)
“ Kami mengajukan sebuah keluhan dengan Kantor Kejaksaan dan diberitahu hari ini, tetapi CNE tidak menyetujui dan tetap mengumumkan hasil akhir. Tidak masalah, tidak ada kejahatan yang sempurna, kami akan melanjutkan pemakzulan, ”kata Pérez yang juga merupakan mantan Prefek Provinsi Azuay.
Partai Pachakutik menilai terdapat kolusi antara otoritas Dewan Pemilihan Nasional dengan Raffael Correa, Pemerintahan Lenin Moreno dan Bank serta telah gagal menyembunyikan berbagai kecurangan yang ada. Pada putaran pertama ini Yaku Perez berada di tempat ketiga dengan selisih 0,36% suara dari Lasso di tempar kedua.
Pérez menyatakan bahwa dia berasal dari “sayap kiri ekologis yang membela hak-hak manusia dan alam serta memahami komunitas adat”, dan memposisikan dirinya sebagai pemberi alternatif dari “kiri otoriter dan korup” mantan presiden Correa.
Pérez telah mengusulkan larangan atas semua aktivitas pertambangan dan untuk membatasi ekstraksi minyak, dan mengkritik kebijakan China seputar ekstraktivisme dan hak asasi manusia. Sebuah Referendum tentang penambangan diadakan di Cuenca dimana 80,9% pemilih memilih untuk mendukung pelarangan aktivitas pertambangan diwilayah Cuenca.
Pada 19 Februari, CNE mengonfirmasi Lasso sebagai saingan Arauz dan mengakhiri perjalanan Yaku Perez di putaran kedua yang dijadwalkan pada 11 April. (elcomercio.com/amf)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi