Kamis, 12 Februari 2026, pukul : 10:13 WIB
Surabaya
--°C

Din Syamsuddin: Presidential Threshold Jadi Politik Dagang Sapi

JAKARTA-KEMPALAN: Pembahasan RUU Pemilu terancam tak dilanjutkan usai seluruh parpol koalisi pemerintahan Jokowi menolak adanya revisi. Dengan begitu, syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT) di Pilpres 2024 tetap 20 persen.

Ketua Umum Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (DN PIM) Din Syamsuddin mengatakan syarat PT 20 persen akan membuat seluruh partai besar bergabung menjadi kekuatan yang besar. Jika itu terjadi, menurut dia, akan terjadi politik dagang sapi yang dapat merusak Indonesia, khususnya di Pilpres 2024.

“Salah satu yang digugat dari Rizal Ramli, Refly Harun, agar presidential threshold diturunkan jadi 0 tapi ditolak MK. Kalau masih dipatok 20 persen, maka partai-partai besar yang tampil akan merapat berkoalisi,” kata Din, Kamis (11/2).

“Terjadilah politik dagang sapi dan inilah yang merusak Indonesia saat ini. Apalagi tidak menjalankan amanat sila keempat (Pancasila),” kata dia.

Eks Ketum PP Muhammadiyah itu berpandangan saat ini negara membutuhkan pemimpin yang dimiliki seluruh masyarakat, bukan hanya milik segelintir orang.

Anies Siap Maju?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masuk ke dalam deretan 21 Pahlawan 2021 atau 21 Heroes 2021 yang dibuat oleh Transformative Urban Mobility Initiative (TUMI).

Pengamat politik Rocky Gerung menilai Anies siap maju pada Pilpres 2024. Pernyataan ini diungkapkannya melalui YouTube Rocky Gerung Official berjudul “Kudeta Moeldoko untuk Menjegal Anies Baswedan?”

“Anies berupaya untuk memperlihatkan bahwa fungsi dia bukan sekadar membersihkan kali Ciliwung, tapi membersihkan akal pikiran supaya bisa dilihat oleh dunia internasional,” ungkap Rocky. (kum/bis/ist)

 

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.