Jumat, 15 Mei 2026, pukul : 12:07 WIB
Surabaya
--°C

Momentum Anies Pada Pilpres 2029

Kalau Anies dengan bantuan moral dan politik dari JK dan Amin Rais jauh hari bisa mengelola momentum ini maka momentum Anies pada Pilpres 2029 akan bisa menenggelamkan petahana.

Oleh: Sutoyo Abadi

KEMPALAN: Menjelang pada 2029, akan menjadi pertarungan besar dan keras mengenai siapa yang akan mengendalikan arah republik ke depan.

Prabowo Subianto saat ini hanya fokus pada konsolidasi politik elit dan rekayasa macam program untuk persiapan melawan Anies Rasyid Baswedan pada Pilpres 2029, sama sekali tidak fokus pada kesejahteraan rakyat

Anies akan tetap menjadi pesaing yang potensial. Bukan karena ia masih memiliki basis elektoral yang nyata, tetapi karena ia dipersepsikan sebagai figur alternatif paling signifikan di luar orbit kekuasaan saat ini.

Fenomena tersebut terbaca oleh tokoh kawakan sekaliber Jusuf Kalla dan Amin Rais memberikan sinyal dukungan moral dan politik untuk ARB, membuat posisi Anies semakin strategis sekaligus harus siap melawan gempuran politik dari Prabowo Subianto.

Dalam proses politik sudah muncul serangan terhadap Jusuf Kalla dan Amin Rais ada kemungkinan besar sebagai “sasaran antara” sebelum sasaran utamanya itu benar-benar diarahkan kepada Anies sendiri.

Dalam politik ini biasa sebelum figur utama dijatuhkan, maka sebelumnya akan disergap jaringan pendukung, mentor politik, dan simbol moral di sekitarnya akan dilemahkan melalui operasi opini, delegitimasi, hingga rekayasa tekanan hukum.

Prabowo Subianto yang selama ini menikmati kekuasaan tidak akan tinggal diam melihat potensi bangkitnya poros alternati dukungan Yusuf Kala dan Amin Rais.

Dalam logika politik kekuasaan, 9 (sembilan) Naga (oligarki) yang riil telah pula mengendalikan kekuasaan tidak akan rela kehilangan pengaruh begitu saja, akan berusaha mempertahankan kekuasaannya.

Gerombolan 9 (sembilan) Naga dengan kecerdikannya tidak mau keliru juga akan terus memantau perkembangan elektabilitas dan stabilitas politiknya terhadap pasangan petahana Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, ketika rakyat mulai muak dengan kepemimpinannya yang tetap sama dengan Joko Widodo.

Nama Anies jelas akan menjadi ancaman bagi status quo. Ia bukan hanya lawan politik biasa, melainkan simbol kemungkinan lahirnya poros baru yang akan membawa perubahan besar yang baik bagi bangsa pada masa depan.

Itulah sebabnya muncul dugaan tiba-tiba Yusuf Kalla diserang oleh para Termul pro Prabowo, dipastikan ada peran oligarki yang sedang bermain.

Bukan hanya sekadar melemahkan JK atau Amien Rais, tapi seawal mungkin akan menjegal agar Anies tidak memiliki jalur politik yang cukup kuat untuk lolos sukses dalam Pilpres 2029.

Petahana pasti akan melakukan strategi “preventive neutralization”, yakni upaya menetralkan ancaman politik sebelum ancaman tersebut mencapai momentum elektoral yang sulit dihentikan.

Rezim saat ini sesungguhnya ada ketakutan terhadap bangkitnya kembali politik Muslim di Indonesia. Sejalan dengan fenomena imbas arus global yang sedang bergerak menuju meningkatnya simpati terhadap aspirasi umat Islam.

Persepsi publik sangat penting, persepsi sering kali lebih menentukan dibanding fakta objektif itu sendiri. Maka Anies harus cerdik, cermat dan bisa mengelola permainan dengan taktis di medan narasi, psikologi massa, media sosial, dan pembentukan opini publik.

Kalau Anies dengan bantuan moral dan politik dari JK dan Amin Rais jauh hari bisa mengelola momentum ini maka momentum Anies pada Pilpres 2029 akan bisa menenggelamkan petahana.

Ketika Anies bisa meyakinkan masyarakat luas bahwa petahana sudah tidak bisa diharapkan untuk masa depan Indonesia.

*) Sutoyo Abadi, Koordinator Kajian Politik Merah Putih

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.