Minggu, 14 Juni 2026, pukul : 17:21 WIB
Surabaya
--°C

China Desak Penghentian Operasi Militer Usai AS Ancam akan Serang Iran dengan “Sangat Keras”

SURABAYA-KEMPALAN: China kembali mendesak semua pihak yang terlibat dalam perang Iran untuk menghentikan operasi militer secepatnya dan memulai proses perundingan damai sesegera mungkin, ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning pada Kamis (2/4).

Mao menyampaikan hal itu dalam sebuah taklimat pers rutin setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (1/4) malam waktu setempat mengancam akan menyerang Iran “dengan sangat keras dalam dua hingga tiga pekan ke depan,” target waktu yang baru-baru ini ditetapkan oleh Trump untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama satu bulan tersebut.

“Cara-cara militer tidak dapat memberikan solusi mendasar, dan eskalasi konflik tidak bermanfaat bagi kepentingan pihak mana pun,” tutur Mao.

BACA JUGA  Menuju Satu Abad Green Force: AZA Rilis Jersey 99 Tahun Persebaya, Filosofi Angka 99 di Balik Jersey Anniversary Persebaya Surabaya

Mao menyerukan kepada semua pihak yang terlibat agar menyelesaikan permasalahan melalui dialog dan perundingan untuk menghindari dampak lebih lanjut konflik tersebut terhadap perekonomian global dan keamanan energi dunia.

Saat dimintai komentar perihal laporan media bahwa universitas-universitas Iran menjadi sasaran serangan dalam perang yang dilancarkan oleh AS dan Israel tersebut, Mao menegaskan kembali China menentang serangan terhadap warga dan fasilitas sipil, dan serangan terhadap sekolah merupakan pelanggaran yang lebih serius terhadap hukum humaniter internasional. Lebih lanjut, jubir tersebut mendesak penghentian aksi militer untuk mencegah bencana kemanusiaan yang lebih buruk.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.