Peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kamis (5/3)..(Foto: Dwi Arifin/kempalan.com)
SURABAYA-KEMPALAN: DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar kegiatan santunan dan buka puasa bersama ratusan anak yatim serta para janda di Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Kamis (5/3). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Muhammad Said Abdullah mengatakan, kegiatan mengundang anak yatim dan para janda sudah menjadi tradisi tahunan setiap peringatan Nuzulul Qur’an.
Ia menyebut, turunnya Al-Qur’an merupakan petunjuk bagi umat manusia untuk menuju ketakwaan kepada Allah SWT.
“Kami hari ini mengundang sekitar 500 anak yatim. Mengapa kami memanggil anak-anak yatim? Bukan karena kami ingin memberi berkah, tetapi justru kami ingin mendapatkan berkah dari mereka,” ujar Buya Said Abdullah dalam sambutannya.
Memohon Doa Anak Yatim dan Para Janda
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi jajaran DPD PDI Perjuangan Jawa Timur untuk memohon doa dari para janda dan anak yatim agar setiap program yang dijalankan mendapat keberkahan.

“Semoga doa para janda dan anak-anak yatim diijabah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun saat peringatan Nuzulul Qur’an,” katanya.
Ia menegaskan, anak yatim dan para janda selalu ditempatkan di posisi terhormat dalam berbagai kegiatan sosial maupun keagamaan yang diselenggarakan partai.
Komitmen Menjaga Kebhinekaan
Buya Said Abdullah juga menegaskan bahwa partainya selalu berusaha menjaga nilai-nilai kebhinekaan dengan hadir dalam berbagai kegiatan keagamaan dari beragam agama.
Menurutnya, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur rutin melibatkan anak yatim dalam berbagai kegiatan keagamaan, baik saat perayaan Islam, Natal, maupun kegiatan keagamaan lainnya.
“Ini bagian dari jati diri kami. Kami ingin terus menghidupkan kebhinekaan, baik di internal partai maupun di tengah masyarakat,” jelasnya
Ratusan Ribu Paket Sembako Dibagikan
Selain santunan anak yatim, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga menyalurkan bantuan sosial selama Ramadan. Sejak 1 Ramadan, partai tersebut telah menyalurkan sekitar 360 ribu paket sembako kepada masyarakat. Paket bantuan itu berisi beras, minyak goreng, dan gula yang dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Bagi PDI Perjuangan, ini kami lakukan karena ideologi kami sebagai partai wong cilik. Bersama wong cilik, bersama para janda, dan anak-anak yatim, kami berharap mendapatkan keberkahan,” tuturnya.
Ia berharap Ramadan tahun ini bukan menjadi Ramadan terakhir bagi semua pihak, dan seluruh masyarakat diberikan umur panjang yang penuh keberkahan agar dapat kembali bertemu pada Ramadan tahun depan. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi