Hasil Lengkap Internasional Petanque Tournament Disnatalis ke 61 Unesa 2025 : Tim Pelatnas Petanque Indonesia dan Unesa Berbagi Gelar Juara 

waktu baca 4 menit
UPP Internasional Petanque Tournament Disnatalis Unesa ke 61 2025.( Foto -foto: M Fasichullisan)

SURABAYA -KEMPALAN: Turnamen Petanque Internasional dalam rangka Dies Natalis ke-61 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) telah sukses diselenggarakan dari tanggal 28 hingga 30 November 2025 di Laboratorium Petanque UNESA, Kampus II Lidah Wetan, Surabaya. Tournament ini berhasil mengukir sejarah sebagai turnamen Petanque Internasional terbesar yang pernah digelar oleh UNESA.

Tuornament ini mempertemukan atlet-atlet nasional dan internasional dari berbagai negara dalam tiga nomor pertandingan: singledouble, dan triple.  Turnamen ini diikuti oleh 95 tim single, 96 tim double, dan 50 tim triple, menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta dalam dan luar negeri. 

Hasil Pertandingan 

Untuk nomor bergengsi Single Open yang di ikuti 96 atlet, atlet atlet Unesa mendominasi partai perempatan final hingga final sekaligus meraih gelar juara.

Final yang mempertemukan M Kurniawan Asa( Unesa 2) versus Dwi Yanuar Rizki (Unesa 3) berakhir untuk kemenangan Unesa 2 dengan skor 13-6. Atlet -atlet Pomnas Jatim ini sekaligus berhak atas medali dan uang pembinaan. Posisi ketiga atau medali perunggu bersama di raih Raca Prayu Nada ( Unesa 12) dan Azhar Aulia Nabhan( maleo).

Sementara di nomor double open di kuasai oleh tim pelatnas Petanque Indonesia yang membela bendera New Kampret. Dipartai final double open yang mempertemukan tim New Kampret 3 versus Unesa 2 berakhir untuk kemenangan New Kampret 3 yang di perkuat pemain pelatnas Petanque Indonesia untuk SEA Games Thailand, Dhoni Wahyu Krisbiantoro-Bagas Syarif Hidayat. Mereka menang mudah atas tim double Unesa 2, Dwi Yanuar Rizki Cahyono Putro – Fandi Ahmad Fianto dengan skor 13-3 sekaligus meraih medali emas. Sementara tim Unesa 2 harus puas dengan medali perak. Sedangkan medali perunggu menjadi milik bersama pasangan New Kampret 2 Muhlis Harliza-Heriyanto dan pasangan Universitas Negeri Yogyakarta Abdullah Fadly Dzul Qornain- Akbar Aidzil Fitri.

Sementara itu final bergengsi nomor Triple open berlangsung sengit dan mendebarkan. Ketua Umum FOPI Cak Hasan, Ketua Umum FOPI Jatim, Ketua KONI terpilih Kota Surabaya dan Jajaran yang menyaksikan langsung hingga usai ikut menahan nafas sejenak. Trio pasangan tim pelatnas (New Kampret 1) Dhoni Wahyu Krisbiantoro, Bagas Syarif Hidayat dan M Muhlis Harliza melawan trio Unesa 6, Dwi Yanuar Rizki Cahyono Putro, M Zidane Raditya dan Fandy Ahmad Fianto.

Duel pemain pelatnas dan tim Pomnas Jatim yang sekaligus hasil binaan Unesa ini membuat penonton baik yang menyaksikan langsung maupun yang menyaksikan lewat live Streaming dan medsos lainya menahan nafas. Pasalnya kedua tim memiliki shooter -shooter terbaik. Tak ayal lontaran Bosinya sangat presisi dan brilian yang selalu tepat sasaran membuat tepuk tangan meriah para penonton dan pemirsa. Setelah melewati perjalanan panjang dan melelahkan lewat over time akhirnya trio Unesa 6 mengakhiri rentetan peristiwa di tutup dengan keunggulan 11-8 sekaligus meraih medali emas. Tim Pelatnas Petanque Indonesia yang di siapkan menuju Sea Games Thailand harus puas dengan medali perak.

Sementara medali perunggu menjadi milik bersama trio Unesa 2 ( Enjelita Ferliana Sari, Roudotul Zauharoh, Safitri Nafsah N) dan pasangan trio Jambi ( Fatman, Fadli dan M Ivan)

Persaingan di setiap nomor pertandingan sangat ketat, dengan beberapa tim unggulan dan bahkan juara dunia dari Thailand mengalami kekalahan di babak awal pada turnamen-turnamen UNESA sebelumnya, yang menunjukkan meratanya kekuatan atlet petanque saat ini.

Rektor UNESA, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., menyatakan bahwa turnamen ini bertujuan untuk mengukur kekuatan olahraga Petanque di tingkat internasional dan memantau atlet-atlet berbakat. 

” Tournament ini untuk memberikan wadah para atlet Petanque daerah hingga mancanegara untuk mengukur kemampuan setiap atlet seberapa besar hasil latihan selama ini. Dan ternyata sangat luar biasa. Terbukti tidak ada daerah atau atlet yang dominan menguasai nomor nomor pertandingan,” ucap cak Hasan 

Senada dengan ketua Umum FOPI pusat, Ketua Umum FOPI Jatim Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko M Kes juga mengaku gemas melihat pertandingan final. 

” Ini menunjukkan bahwa cabor Petanque saat sudah menjadi primadona bagi masyarakat di tanah air. Terbukti hasilnya cukup merata, ” tegas Prof. Cahyo( 30/11). (Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Hasil Lengkap Internasional Petanque Tournament Disnatalis Unesa ke 61 

Single Open : 

Emas : M Kurniawan Asa (Unesa 2)

Perak : Dwi Yanuar Rizki (Unesa 3)

Perunggu: Raca Prayu Nada ( Unesa 12)

                 :  Azhar Aulia Nabhan ( Maleo)

Double Open :

Emas  : Dhoni Wahyu Krisbiantoro-             : Bagas Syarif Hidayat (New Kampret 3)

Perak  : Dwi Yanuar Rizki CP, Fandi                Ahmad Fianto ( Unesa 2)

Perunggu: M Muhlis Harliza- Heriyanto ( New Kampret 2)

             : Abdullah Fadly Dzul Qornain, Akbar Aidzil Fitri ( UNY 5)

TRIPLE OPEN 

Emas :  Dwi Yanuar Rizki Cahyono               Putro, M Zidane Raditya, Fandy Ahmad Fianto (Unesa 6).

Perak:  Dhoni Wahyu Krisbiantoro,                Bagas Syarif Hidayat, M Muhlis Harliza (New Kampret 1)

Perunggu: Enjelita Ferliana Sari,                       Roudotul Zauharoh, Safitri Nafsah N ( Unesa 2)

   : Fahman, Fadli, M Ivan (                     Jambi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *