LONDON-KEMPALAN: Laju Arsenal melambat ketika Liverpool FC sudah berada dalam penghujung pesta kemenangannya dalam Liga Primer Inggris musim ini. Kamis dini hari kemarin WIB (24/4), Arsenal bermain seri 2-2 saat kontra Crystal Palace, di Emirates Stadium, London.
Padahal, Arsenal sudah sempat unggul 2-1 pada babak pertama. Gol pembuka dicetak di menit ketiga oleh bek Jakub Kiwior, sempat disamakan Eberechi Eze pada menit ke-27. Leandro Trossard mengubah kedudukan jadi 2-1 pada menit ke-43.
Sayangnya keunggulan Martin Odegaard dkk hanya bertahan sampai menit ke-83. Gara-gara gol Jean-Philippe Mateta, kemenangan Arsenal yang sudah di depan mata itu harus buyar.
BACA JUGA: Menghindar Ditanya Arsenal Juarai Liga Inggris, Arteta Frustrasi?
Faktanya, ini kali kesembilan The Gunners (julukan Arsenal) kehilangan kemenangan di Liga Primer Inggris setelah sempat unggul terlebih dahulu. Semuanya berakhir dengan hasil seri.
Arsenal jadi klub terbanyak mengalaminya dalam sejarah Liga Primer Inggris. Melebihi rekor buruk yang pernah dicatatkan oleh seteru sesama klub London Utara, Tottenham Hotspur. Spurs mengalaminya pada musim 2007—2008 juga dengan sembilan kali.
Lebih dari itu. Kegagalan Arsenal memenangi laga kemarin juga membantu Liverpool di dalam menyiapkan pesta kemenangannya di Anfield Stadium, Liverpool, Minggu malam WIB (27/4). LFC hanya butuh seri lawan Spurs untuk merayakan gelar juaranya.
Berbicara kepada Arsenal Media, tactician Arsenal Mikel Arteta mengungkapkan faktor penyebab banyaknya hasil seri didapatkan anak asuhnya musim ini. Secara keseluruhan Arsenal sudah mengalami 13 kali seri. Terbanyak di antara klub 10 Besar.
’’Banyak faktornya. Selisih skor juga selalu tipis. Terkadang karena lawan. Memang, dari hasil seri itu, lima kali kami mengalaminya dengan bermain 10 pemain,’’ ungkap Arteta, dalam konferensi persnya.
’’Selain itu, kami juga tidak mampu menuntaskan laga dengan kemenangan ketika kami berada dalam posisi unggul. Hari ini (Kamis dini hari WIB), dengan tanpa banyak hal di babak kedua, harusnya kami mampu menyelesaikan laga dengan kemenangan,’’ tambah Mister (sapaan akrab Arteta di ruang ganti Arsenal).
Hasil seri ini juga membuat Arteta waswas persoalan ini akan berlanjut di ajang Eropa. Sebab, pekan depan, Arsenal akan menjalani first leg semifinal Liga Champions di depan pendukungnya sendiri melawan Paris Saint-Germain (PSG) (30/4). (YMP)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi