MANCHESTER-KEMPALAN: Pep Guardiola belum juga mampu mengatasi persoalannya di Manchester City. Bahkan, perpanjangan kontrak dua musim yang sudah dia teken, tak membuat City kembali ke jalur kemenangannya.
Termasuk setelah dihancurkan Tottenham Hotspur dengan empat gol tanpa balas pada laga matchweek 12 Liga Primer Inggris yang berlangsung di kandangnya sendiri, Etihad Stadium, Manchester, Minggu dini hari lalu (24/11).
Kekalahan tersebut jadi kekalahan kelima beruntun yang dialami The Cityzens (julukan City). Sekaligus kekalahan terbesar juara bertahan Liga Primer Inggris tersebut ketika bermain di kandang sendiri. Kekalahan terbesar dalam era kepemilikan Sheikh Mansour juga.
BACA JUGA: Duh, Pep Guardiola Pergi dari Manchester City
Sekadar diketahui, tren kekalahan City sudah berlangsung sejak Putaran Keempat Piala Liga, 31 Oktober lalu. Spurs yang pertama kali memulainya setelah menang 2-1. Mereka juga yang mengulanginya kemarin.
Selain Spurs, tiga klub lainnya yang ikut menghakimi Kevin De Bruyne dkkk adalah AFC Bournemouth (kalah 1-2, 2/11), Sporting CP (tumbang 1-4, 6/11), dan Brighton & Hove Albion (keok 1-2, 10/11).
Feyenoord Rotterdam bisa menambahi luka City andaikan mampu menghabisinya pada laga kandang dalam lanjutan Fase League di Liga Champions, Rabu dini hari nanti WIB (27/11).
Dalam analisisnya di Sky Sports mantan pemain Liverpool FC Jamie Carragher menyebut yang dibutuhkan Guardiola bukan mengubah taktik dengan yang baru. ’’Tetapi, yang dia butuhkan adalah pemain baru,’’ sebut Carra (sapaan akrab Carragher).
Terutama pemain di posisi gelandang. Kehilangan Rodri memengaruhi permainan City. Rodri mengalami cedera ACL dan harus absen sampai musim 2024—2025 ini berakhir. ’’Mereka (City) harus melakukannya (berbelanja pemain baru) pada musim dingin nanti (Januari, Red),’’ harap Carra.
Menurutnya, persoalan tersebut mirip dengan yang pernah dialami LFC ketika kekuatan di lini tengahnya berharap kepada Jordan Henderson dan Fabinho. Dua pemain itu yang saat ini sudah ditendang dari The Reds (julukan LFC).
’’Kami sudah sering menganalisisnya ketika itu dan mereka gagal menyelesaikan kans-kans serangan lawan dari skema serangan balik. Itulah yang sekarang jadi persoalan di City,’’ tegasnya. (YMP)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi