Usai Salat Idul Adha, Pj.Gubernur Adhy Serahkan Sapi Kurban dan Panen Melon

waktu baca 3 menit
Pj.Gubernur Jatim Adhy Karyono menunjukkan sapi kurban Pres

SURABAYA-KEMPALAN: Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menjalankan salat Idul Adha di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Senin (17/6) pagi. Selepas sholat, Pj. Gubernur Adhy turut menyerahkan secara simbolis sapi kurban Presiden RI Joko Widodo kepada Masjid Raya Islamic Center Provinsi Jawa Timur yang diterima oleh H Imam Basori, MM Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Islamic Center Provinsi Jawa Timur.

Selanjutnya Pj. Gubernur Jatim ini menyerahkan sapi kurban kepada Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya yang diterima oleh HM Arum Sabil selaku Dewan Pembina Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Juga dilakukan penyerahan sapi kurban Ketua DPRD Jatim kepada Masjid Al Fattah Mengganti Gresik, sapi kurban Pangdam V/Brawijaya, kurban sapi Kapolda Jatim, dan sapi kurban dari Pangkoarmada II di tempat yang sama.

Diketahui, Sapi milik Pj. Gubernur Jatim Adhy Karyono yang diserahkan berjenis peranakan Ongole berusia 5 tahun dengan berat 950 kg. Sapi ini dibeli dari peternak asal Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Subandi.

P.j.Gubernur Jatim Adhy Karyono panen buah melon.

Sedangkan Sapi Presiden Jokowi yang dikurbankan tahun ini dibeli dari peternak asal Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupagen Lamongan bernama Teguh. Sapi tersebut berjenis peranakan Ongole berumur 5 tahun. Berat sapi ini 1.010 kilogram atau 1,01 ton.

Adhy mengatakan bahwa jumlah hewan kurban di Jawa Timur bertambah pada Hari Raya Idul Adha tahun ini. Hal ini menunjukkan kondisi ekonomi yang membaik seiring dengan meningkatnya kesalehan sosial masyarakat.

Jumlah hewan kurban di Jawa Timur pada tahun ini mencapai 434.843 ekor yang terdiri dari sapi, kambing, dan domba. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 24 persen dari tahun sebelumnya, yakni 349.771 ekor.

“Alhamdulillah tahun ini untuk hewan kurban yang dijadikan kurban oleh masyarakat bertambah jumlahnya. Ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi di Jawa Timur cukup baik juga dibarengi dengan tingkat ketakwaan dan tingkat kesalehan umat Islam yang menunaikan ibadah haji dan kurban,” kata Adhy.

Khusus di Masjid Nasional Al Akbar Surabaha, tahun ini  menerima hewan kurban sebanyak 25 ekor sapi dan 47 ekor kambing. Sementara di Masjd Raya Islamic Center menerima 64 ekor sapi.

Menurutnya, seluruh hewan kurban yang diserahkan Pemprov Jatim telah mendapatkan sertifikat vaksinasi dan terhindar dari penyakit hewan menular strategis. Semua hewan kurban dipastikan dalam keadaan sehat.

“Seluruh hewan kurban yang dipilih oleh masyarakat sudah lolos sertifikasi, kemudian vaksinasi dan dipastikan tidak ada penyakit-penyakit,” ungkapnya.

Adhy berharap pembagian hewan kurban kepada masyarakat juga berjalan dengan baik dan lancar.  “Saya berharap saat pembagian kepada masyarakat nanti berjalan dengan baik dan tidak ada masalah,” harapnya.

Di kesempatan ini, Adhy juga mengungkapkan bahwa selain masjid-masjid yang melakukan penyembelihan mandiri, sejumlah RPH di Jatim juga disiapsiagakan untuk melakukan penyembelihan.

Total terdata di Jawa Timur telah tersedia 131 rumah potong hewan (RPH) dan 30.168 tempat di luar RPH atau tempat pemotongan lainnya. “Seluruh proses dari mulai penyediaan hewan dan rumah potong telah tersedia dengan baik, sehingga seluruh hewan yang dipilih masyarakat sudah lolos sertifikasi dan vaksinasi,” tuturnya.

Usai melaksanakan prosesi penyerahan hewan kurban, Pj. Gubernur Adhy  melakukan panen raya buah melon hasil budidaya Masjid Al-Akbar Surabaya.

Adhy menyampaikan bahwa perlunya memanfaatkan lingkungan sekitar tempat ibadah untuk suatu hal yang bisa dijadikan sarana yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Ini bisa dijadikan contoh masjid-masjid yang lain. Ada area-area masjid yang bisa dijadikan tempat untuk masyarakat belajar. Salah satunya belajar bagaimana hidroponik dan juga menanam tanaman dengan teknologi yang tinggi,” pungkas Adhy Karyono. (Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *