MAKASSAR-KEMPALAN: Mengusung tema “Partnership To Recover and To Rise Stronger”, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengelar Multilateral Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 yang sempat tertunda selama empat tahun. Perhelatan ini berlangsung selama 4 – 8 Juni 2023 di Makassar.
Berbagai kegiatan digelar dalam acara latihan non perang ini seperti International Maritime Security Symposium (IMSS), International Fleet Review (IFR), Bilateral Meeting dan pameran.
Mendukung kegiatan ini, Dinas Sejarah Angkatan Laut (Disjarah TNI AL) membuka anjungan pameran maritim di pantai Losari, Makassar. Dalam kegiatan ini Disjarah TNI AL memamerkan sejumlah koleksinya antara meliputi enam unit miniatur kapal, tujuh Tank Marinir, delapan patung pahlawan, dan 16 dokumentasi narasi tentang Angkatan laut.
Kepala Dinas Sejarah Angkatan Laut, Laksamana Pertama Dr. Hariyo Poernomo MM, M.Tr. Opsla, M.Han lewat pernyataan tertulisnya menyatakan bahwa tujuan dari pameran ini memberikan gambaran perjalanan TNI AL dan sejarah maritim Nusantara.
Sejumlah dokumen narasi yang dipamerkan oleh Disjarah TNI AL, mulai dari fase BKR Laut, Fase 1945 (Era Pra Kemerdekaan), fase 1960 an (Masa Pembangunan), dan fase modern.
Di tempat berbeda, Ketua Tim Pameran Bidang Sejarah, Dinas Sejarah Angkatan Laut, Letkol Laut E. Baratiku, MTr. Opsla mengungkapkan Tim Disjarah TNI AL sejak 24 Mei 2023 telah bertolak menggunakan KRI Banda Aceh guna mempersiapkan pameran pada perhelatan MNEK 2023 di Makassar.
“Dalam pameran ini, para pengunjung akan disuguhi dengan berbagai macam koleksi Disjarah TNI AL yang semua khusus dibawa dari Jakarta oleh tim Disjarah TNI AL.” ujar perwira menengah itu.
Kegiatan pameran ini akan berlangsung hingga 8 Juni 2023, masyarakat bisa mengunjungi anjungan Disjarah TNI AL yang berada di pantai Losari, Makassar.
(Msf)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi