LONDON-KEMPALAN: Bukannya semakin membaik perubahan juru taktik dari Graham Potter ke Frank Lampard malah membuat Chelsea semakin jeblok. Terakhir, The Blues (julukan Chelsea) dihancurkan Arsenal 1-3 dalam derbi Londonn di Emirates Stadium, Rabu dini hari WIB (3/5).
Gawang Chelsea bahkan sudah kebobolan tiga gol hanya dalam waktu 34 menit saja. Itu diawali dari brace (dua gol dalam satu laga) yang dicetak oleh kapten Arsenal Martin Odegaard pada menit ke-18 dan 31.
Tiga menit setelahnya, giliran Gabriel Jesus yang semakin membuat Chelsea gagal move on dari papan bawah klasemen sementara Liga Primer Inggris. Jesus mencetak gol yang ketiga pada menit ke-34.
BACA JUGA: Chelsea Kalah Lagi, Frankie Hanya Bisa Janji-Janji
Upaya Chelsea hanya mentok dari gol pemain barunya Noni Madueke. Pemain Belanda itu menciptakan gol semata wayang Chelsea pada menit ke-65. Gol Madueke itu tak bisa menghindarkan Thiago Silva dkk dari rekor terburuknya dalam sejarah partisipasinya di Liga Primer Inggris.
Catat, dalam sejarah Liga Primer Inggris, baru kali ini klub London Barat tersebut harus menelan tujuh laga beruntun tanpa kemenangan. Rekor serupa pun dicatatkan Lampard yang jadi pelatih Inggris pertama yang merasakan kekalahan dalam sepuluh laga secara beruntun.
Frankie (sapaan akrab Lampard) mengikuti jejak sesama mantan pelatih Derby County, Arthur Cox. Dia mengalami pengalaman seperti Lampard pada Februari 1988. Tetapi itu terjadi pada era First Division, belum Liga Primer Inggris.
’’Sesuatu yang tidak pernah saya alami bersama Chelsea. Bahkan, ini jadi momen paling rendah dalam karierku di sini (Chelsea),’’ sebut kapten Chelsea Cesar Azpilicueta dalam konferensi pers pasca laga derbi London di Emirates Stadium, London tersebut. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi