Erick Thohir Audit Keuangan PSSI, Persib dan Persija Beri Tanggapan Begini

waktu baca 2 menit
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (*)

JAKARTA-KEMPALAN: Langkah Erick Thohir mengaudit keuangan PSSI mendapat banyak dukungan dari berbagai kalangan, termasuk dari klub-klub di Liga 1, seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir akan melakukan audit kepada keuangan PSSI. Audit ini dilakukan karena tidak adanya uang hadiah untuk PSM Makassar selaku juara Liga 1 musim 2022-2023.

Erick mempertanyakan ketidakkonsistenan PT LIB di dalam pemberian hadiah kompetisi ini, sebab pada musim 2016-2017 masih ada hadiah kompetisi untuk pemenang Liga, namun di musim 2018 hingga saat ini, hadiah uang itu hilang.

Pertanyakan itulah yang kemudian menjadi landasan Erick untuk mengaudit PSSI dan PT LIB. Dia pun sudah menunjuk firma audit ternama Ernst & Young untuk menjalankan misi tersebut.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono mendukung langkah Erick Thohir yang ingin mengaudit keuangan PSSI.

Menurut Teddy langkah yang dilakukan Ketua Umum PSSI itu sudah sangat tepat. Langkah tersebut juga dinilai Teddy dapat membangun kepercayaan publik terhadap PSSI selaku federasi sepak bola tertinggi di Indonesia.

“Kami sangat mendukung langkah yang dilakukan Ketua Umum PSSI untuk melakukan audit forensik terhadap keuangan PSSI dan PT LIB.” kata Teddy Tjahjono.

“Dengan begitu, kami sebagai anggota PSSI dan pemegang saham PT LIB bisa membangun kepercayaan yang lebih baik, dengan transparansi dan tata kelola yang baik.” tambahnya.

Langkah mantan Presiden Inter Milan itu juga mendapatkan respons positif dan dukungan dari Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca.

Prapanca berharap bahwa setelah audit dilakukan, pengelolaan finansial PSSI akan menjadi lebih baik akan membuat organisasi berjalan dengan lebih profesional.

Jika mampu mewujudkan ini, Prapanca yakin industri sepakbola di Indonesia dapat semakin berkembang dan menjadi semakin berkualitas.

“Saat ini Pak Erick Thohir mengambil langkah untuk menggandeng firma audit, tentu itu harus didukung,” kata Prapanca, dikutip dari laman resmi Persija Jakarta.

“Seluruh pelaku dan pecinta sepak bola nasional tentu menginginkan pengelolaan keuangan di tubuh PSSI semakin baik.” tambahnya.

“Kami tahu saat ini mereka telah berusaha keras untuk mewujudkan hal itu maka harus terus dilakukan untuk mencapai standar yang teratas.” ucap pria berusia 46 tahun itu.

“Pada intinya, saya mewakili Persija sangat berharap sepak bola Indonesia makin profesional lagi di berbagai aspek, termasuk dalam manajemen finansial. Kami ingin sepak bola Indonesia menuju profesionalisme baru untuk mengawal industri sepak bola kedepannya.” tutup Presiden Persija Jakarta itu.

(*) Edwin Fatahuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *