TURIN-KEMPALAN: Romelu Lukaku jadi bintang di balik panasnya Derby d’Italia pada first leg semifinal Coppa Italia antara Inter Milan yang meladeni tuan rumah Juventus di Allianz Stadium, Turin, Rabu dini hari (5/4).
Bukan bintang karena penentu kemenangan Inter. Melainkan bintang karena dia mencetak gol sekaligus mendapat kartu merah pada penghujung laga yang berkesudahan imbang 1-1 itu.
BACA JUGA: “Pulang” ke Inter Milan, Begini Target Romelu Lukaku
Sialnya, dua peristiwa tersebut berlangsung hanya beberapa detik saat menit kelima injury time babak kedua. Lukaku mengawalinya dengan menciptakan gol penyelamat kekalahan Inter dari titik putih.
Gol tersebut yang menyeimbangkan kedudukan setelah sepuluh menit sebelumnya gawang Samir Handanovic dibobol winger tuan rumah Juve Juan Cuadrado.
Setelah gol penyeimbangnya itu, Big Rom (julukan Lukaku) malah ketiban apes. Pasalnya, wasit menghadiahinya kartu kuning kedua gara-gara selebrasinya yang dianggap terlalu berlebihan.
Mantan bomber Chelsea dan Manchester United itu berselebrasi dengan meletakkan jari telunjuknya di depan mulut sambil berdiri di depan tribun pendukung Juve. Dia melakukan selebrasi itu setelah mendapat hinaan rasis sepanjang laga dari pendukung Juve.
Berbicara kepada Mediaset, allenatore Inter Simone Inzaghi kecewa dengan keputusan dari wasit malam itu. ’’Wasit salah paham dengan selebrasi yang dilakukan Lukaku itu,’’ ungkap Simo (sapaan akrab Inzaghi).
Kartu merah yang didapatkan penyerang timnas Belgia itu memulai rentetan kartu merah di penghujung laga. Itu setelah terjadi cekcok yang melibatkan antara portiere Inter Samir Handanovic dengan Cuadrado.
Terlepas dari drama dalam penghujung laga itu, Inter masih berkesempatan membalasnya saat second leg di markasnya sendiri, Stadio Giuseppe Meazza, Milan, 27 April mendatang. ’’Meskipun kami menjalaninya tanpa dua pemain penting kami (Lukaku dan Handanovic),’’ sesal Simo. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi