Kamis, 21 Mei 2026, pukul : 22:10 WIB
Surabaya
--°C

Kembangkan Potensi Anak, Pemkot Surabaya Geber Pelaksanaan Paud Holistik Integratif

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya terus fokus pada pengembangan potensi dan minat anak. Salah satunya melalui penerapan Paud Holistik Integratif (HI) untuk pemenuhan kebutuhan esensial. Mulai dari pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan kesejahteraan anak, serta pemenuhan hak dan perlindungan anak. 

Karena itu, pemkot menggelar “Roadshow Bunda Paud Kota Surabaya Menyapa Dalam Rangka Sosialisasi dan Implementasi PAUD HI” di TK Cikal, Jalan Raya Lontar, Kecamatan Sambikerep Kota Surabaya, Jumat (17/2). 

Penerapan Paud HI ini tidak hanya terintegrasi dengan dua Perangkat Daerah (PD) saja. Akan tetapi, pemkot mengintegrasikan pendidikan PAUD dengan 16 PD. Sebab, upaya pengembangan anak usia dini harus saling terkait secara utuh, terpadu, simultan, sistematis, dan terintegrasi. 

BACA JUGA  ​Gerakan Rakyat Koordinasi dengan Kementerian Hukum Bahas Legalitas Partai Politik

Bunda Paud Kota Surabaya Rini Indriyani mengatakan, pihaknya mempunyai kepedulian yang besar terhadap pengembangan anak usia dini.

“Tentunya agar mereka memiliki kesiapan mental dan spiritual untuk memasuki pendidikan di tingkat lanjut, serta menjadikan mereka sebagai anak-anak yang luar biasa dan menjadi pemimpin di masa mendatang,” katanya.

Rini menjelaskan, dengan melakukan implementasi Paud HI, Pemkot Surabaya berkomitmen membentuk karakter pada anak usia dini. Karena anak-anak tersebut dipersiapkan menjadi anak-anak yang tangguh dan mandiri.

“Pembelajaran tersebut semakin dipertebal dengan berbagai program yang telah dibuat oleh PD. Contoh pembelajaran yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), anak-anak mengerti bagaimana usaha petani untuk menanam padi hingga menjadi beras, yang kemudian menjadi nasi untuk dikonsumsi,” jelasnya.

BACA JUGA  Badai Hantam Timnas Voli: Rivan dan Nizar Mundur Jelang AVC Cup 2026

Oleh sebab itu, peran orang tua juga sangat diperlukan. Apalagi, Pemkot Surabaya telah melakukan berbagai upaya dalam penguatan karakter dan kemandirian siswa. Maka, para orang tua bisa mengikuti program “Bina Keluarga Balita” untuk menciptakan keluarga sehat yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya.

“Karena anak-anak menjadi tanggung jawab bersama, bahwa orang tualah yang memiliki waktu lebih banyak dengan anak-anak. Sebab, karakter anak tidak akan jauh dengan orang tuanya, maka orang tua harus ikut andil dalam memberikan contoh atau perilaku sehari-hari,” katanya. (Dwi Arifin)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.