Sebelumnya lagi, muncul Dewan Kolonel.
Pada Juni 2022, sejumlah anggota Fraksi PDI-P DPR RI Komisi I sampai XI, membentuk Dewan Kolonel. Diinisiasi Johan Budi Sapto Pribowo. Mendukung Puan Maharani jadi capres.
Alamak… Ternyata, pencetus dan pendukung Dewan Kolonel juga ditegur keras. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan, Minggu, 23 Oktober 2022, mengatakan:
BACA JUGA: Polemik Perkara Sambo, Motif dan Rencana Bunuh
“Partai menegaskan disiplin partai dan semua terkait capres cawapres. Arahan Ibu Ketua Umum, jelas. Jangan grasa grusu. Sabar dan pasti pada waktu yang tepat. Momentum sesuai suasana kebatinan rakyat. Ibu Mega akan umumkan capres cawapres.”
Jadi, PDI-P bakal mencapreskan siapa, dong? Apakah anggapan publik bahwa Megawati bakal menampilkan Puan, tidak akan terjadi? Tapi, anggapan ke situ begitu kuat. Semua ortu pasti mengutamakan anak.
Craig Howard Kinsley dan Kelly G. Lambert dalam buku mereka, “The Maternal Brain” (2006) menyatakan, semua wanita, ketika ia melahirkan anak, maka terbentuk instink keibuan di otak.
“Begitu seorang wanita melahirkan pertama kali, terbentuk masa transisi di otak, dari masa wanita biasa menjadi ibu. Terjadi adaptasi neurobiologis untuk memenuhi tuntutan kodrati, yang ditunggu-tunggu oleh anak.”

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi