Luhut: Pelajar Pemenang Tingkat Nasional Energen Champion SAC Indonesia 2022 Diberangkatkan Training ke Australia

waktu baca 4 menit
KEHORMATAN: Ketum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan menjadi starter dengan membunyikan pistol start final putri lari estafet 5x80 meter tingkat pelajar SMP pada hari penutupan Energen Champion SAC Indonesia 2022 - Yogyakarta Qualifiers di Stadion Mandala Krida, Minggu (23/10).

YOGYAKARTA-KEMPALAN: Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Luhut Binsar Pandjaitan, menghadiri acara closing ceremony Energen Champion Student Athletics Championships (SAC) Indonesia 2022 – Yogyakarta Qualifiers di Stadion Mandala Krida, Minggu (23/10). Dalam kesempatan kali ini, Luhut menyampaikan apresiasinya terhadap kemeriahan penyelenggaraan dan antusiasme peserta.

“Saya tidak pernah menyangka. Musim perdana Energen Champion SAC Indonesia yang sudah berjalan di tiga wilayah sejauh ini diterima dengan sambutan yang sangat meriah. Kompetisi atletik pelajar ini merupakan rangkaian panjang perjalanan kami untuk mencari bibit-bibit muda yang terbaik. Yang sebelumnya tidak pernah dilakukan sebesar dan semeriah ini sekarang diadakan di sepuluh provinsi,” ungkap Luhut.

Selain itu, Luhut juga menyampaikan terkait tindak lanjut bagi para juara 1 dan 2 tingkat SMA. Yang masing-masing dari nomor lomba akan melanjutkan ke babak National Championship. Puncak acara panjang ini akan dihelat di Jakarta pada 9-11 Desember mendatang.

BACA JUGA: Pertajam Rekor Tolak Peluru pada Hari Pertama Kualifikasi Papua di Mimika

“Dari hasil kualifikasi putra putri terbaik masing-masing wilayah akan bersaing dengan para pemenang di tingkat nasional. Pelajar plyang nantinya keluar sebagai pemenang nasional akan kami berangkatkan ke Australia untuk mengikuti training camp di fasilitas sports science ternama, ” lanjut Luhut.

Luhut juga berharap, Energen Champion SAC Indonesia dapat membangun persatuan dan kesatuan di kalangan pelajar dalam satu wadah kegiatan positif tanpa memandang ras, suku hingga agama. Juga diharapkan dapat mendorong semangat anak-anak untuk selalu berprestasi dan kemunculan kompetisi atletik lainnya yang lebih sering.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *