Presiden Arema Berjanji Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

waktu baca 2 menit
Suasana saat kerusuhan terjadi di Kanjuruhan (*)

MALANG-KEMPALAN: Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana berjanji akan mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan sekitar 182 suporter Arema.

Kerusuhan terjadi usai Arema FC mengalami kekalahan dari sang rival bebuyutan Persebaya Surabaya di lanjutan pekan ke-11 Liga 1 musim 2022-2023, Sabtu (1/10) malam kemarin

Aremania, sebutan suporter Arema, tak terima karena tim kesayangannya dipermalukan di kandang sendiri. Ribuan pendukung tim tuan rumah kemudian merangsek masuk ke dalam lapangan dan memicu kericuhan.

Menurut update Arema Indonesia yang disampaikan lewat postingan akun twitter resmi @AremaFC, terdapat total 182 korban jiwa.

“Data terkumpul korban jiwa mencapai 182 orang.” tulis Arema Indonesia pada Minggu (2/10) sore.

Sebelumnya, jumlah korban jiwa dilaporkan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta berjumlah sebanyak 127 orang, dengan rincian 34 orang meninggal di stadion, sementara sisanya meninggal di rumah sakit.

Menanggapi tragedi tersebut, Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana mengucapkan duka mendalam atas musibah tersebut.

Gilang mengucap maaf kepada seluruh Aremania, masyarakat Malang, serta pihak-pihak yang merugi akibat tragedi tersebut.

“Sebagai Presiden Arema FC, saya meminta maaf kepada seluruh warga malang raya yang menjadi penyebab kejadian ini, saya sangat prihatin dan mengutuk keras di stadion Kanjuruhan yang mengakibatkan seratusan lebih korban jiwa.” ungkap Gilang.

“Saya turut merasakan duka yang mendalam dan berbelasungkawa untuk para Aremania yang menjadi korban musibah Kanjuruhan tadi malam, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.” tambah pria berusia 33 tahun itu.

Gilang juga menginstruksikan jajaran manajemen Arema untuk berkoordinasi dengan pusat layanan kesehatan dan membantu perawatan para korban.

“Saat ini manajemen Arema FC terus berkoordinasi dengan pusat kesehatan untuk mengurus para korban. luka dan meminta pusat-pusat kesehatan untuk menyampaikan pembiayaannya kepada manajemen Arema.” kata Gilang.

Gilang juga berjanji akan mendukung penuh investigasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian terkait insiden tersebut.

“Kami juga mendukung penuh pengusutan yang dilakukan pihak kepolisian, dan memohon pihak-pihak untuk menahan diri sampai benar-benar menemukan titik terang permasalahannya.” tutup Presiden Arema FC itu.

(*) Edwin Fatahuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *