SEMARANG-KEMPALAN: PSIS Semarang ingin memaksimalkan waktu pada jeda kompetisi FIFA match day untuk memperbaiki kemampuan antisipasi serangan balik para pemainnya.
PSIS Semarang saat ini melakukan sejumlah evaluasi jelang lanjutan pekan ke-11 kompetisi Liga 1. Tidak hanya sisi fisik pemain, Laskar Mahesa Jenar juga memoles sektor pertahanan.
Transisi dari bertahan ke menyerang dan menyerang ke bertahan menjadi salah satu perhatian utama tim pelatih selama sesi latihan.
BACA JUGA: Pelatih Borneo FC, Milomir Seslija Diistirahatkan
Caretaker PSIS, Achmad Resal Octavian mengakui bahwa timnya masih sering keteteran saat mengantisipasi serangan balik tim lawan.
“Tim sudah cukup enak dalam aktivitas menyerang. Namun anak-anak sering terlambat saat transisi ke pertahanan. Dan di jeda kompetisi ini, kita terus benahi bagaimana kita menyerang cepat dan juga bertahan dengan cepat.” tegas Resal.
Resal juga menjelaskan bahwa jeda kompetisi selama dua pekan ini juga digunakan PSIS untuk melatih fisik para pemain.
BACA JUGA: Baru Pekan Ke-10, Tujuh Pelatih Sudah Terdepak dari Liga 1
“Kita punya waktu persiapan dimana pekan pertama kita maksimalkan untuk fokuskan ke fisik, lalu di pekan kedua masuk dalam persiapan taktik menghadapi pekan ke-11 dimana kita akan menghadapi Bhayangkara FC.” ucapnya lagi.
Pada laga pekan ke-11 nanti, PSIS akan melawan Bhayangkara FC di Stadion Jatidiri Semarang, pada hari Minggu (2/10).
Klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini tentunya bertekad untuk meraih poin penuh guna mendongkrak posisi mereka di klasemen sementara Liga 1.
Saat ini PSIS masih terjebak di papan tengah klasemen, tepatnya di peringkat 12 dengan raihan 11 poin, hasil dari tiga kali menang, dua kali imbang, dan lima kali kalah.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi