Rasulullah SAW dalam sabdanya yang diriwayatkan Imam Bukhari menyebutkan bahwa orang yang berikhtiar lebih baik dari orang yang meminta-minta atau mengharapkan bantauan orang lain. “Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya. Sungguh, salah seorang dari kalian pergi yang mengambil talinya lalu dia mencari kayu bakar dan dipikulkan ikatan kayu itu di punggungnya. Itu lebih baik baginya daripada ia memintan-minta kepada seseorang, baik orang itu memberi maupun tidak memberinya.” (HR. Bukhari).
Banyak manfaat atau hikmah yang akan kita dapatkan dari bersikap ikhtiar dalam menghadapi khidupan ini. Kita akan terbiasa mandiri tidak tergantung kepada orang lain, menghargai usaha sendiri dan orang lain serta hidup bermartabat disisi manusia juga terhormat di hadapan Allah SWT.
BACA JUGA: Bacalah…
Sikap ikhtiar harus dibarengi dengan laku Tawakal atas apa yang akan terjadi. Tawakal merupakan ikhtiar batin yang memasrahkan segala hal kepada Allah SWT. Sedangkan ikhtiar merupakan upaya lahiriah dalam mencapai tujuan baik untuk kemaslahatan maupun untuk memperkecil mafsaddat.
Tawakal terhadap takdir, Qadar yang telah di tetapkan Allah SWT. Qadar disebut sebagai takdir Allah SWT karena hal ini adalah perwujudan dan ketetapan-Nya atas segala sesuatu. Qadar terbagi menjadi dua yaitu, takdir Mubram dan takdir Muallaq.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi