Selasa, 9 Juni 2026, pukul : 09:13 WIB
Surabaya
--°C

Wagub Emil Dardak dan Arumi Kompak Jalan Kaki Hadiri Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke-828

Trenggalek -KEMPALAN: Kabupaten Trenggalek sedang merayakan hajatan besar. Kabupaten yang berjuluk Bumi Menak Sopal tersebut merayakan ulang tahun yang kini menginjak usia 828 tahun.

Merayakan hari jadi kota yang pernah dipimpinnya selama kurang lebih 4 tahun (2016-2019), Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan istri Arumi Bachsin Emil Dardak hadir secara langsung di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Rabu, (31/8).

Sebelum mengikuti serangkaian acara hari jadi Kab. Trenggalek, Emil dan Arumi melaksanakan tahlilan di rumah sang ayah sekaligus rumah masa kecil Emil. Selesai mengikuti tahlilan, keduanya kompak berjalan kaki dari rumah menuju pendopo mengenakan Busana Adat Jawa.

Terpantau, sepanjang perjalanan, mereka saling sapa dengan masyarakat yang hadir. Bahkan tak jarang melayani selfie dari pelajar hingga orang dewasa. Uniknya, sebagian besar masyarakat yang hadir mengenakan busana adat Nusantara, salah satunya busana lurik.

Busana yang dikenakan menjadi hal yang berbeda dari perayaan hari jadi Kabupaten Trenggalek dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek memberikan Surat Edaran untuk mengenakan Baju Adat Trenggalek, Senin (29/8).

Tiba di pendopo, Emil dan Arumi disambut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama istri Novita Mochamad serta Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara beserta istri.

Cucu H. Muhammad dardak tersebut bersama istrinha Arumi selaku Ketua TP PKK Jatim mengucapkan Selamat Hari Jadi Kab. Trenggalek ke 828.

BACA JUGA  Panggung Setara Para Juara: PORKAB Disabilitas Sidoarjo 2026 Menembus Batas Dunia

“Selamat Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke-828, semoga kampung halaman kami tercinta ini, akan terus berkembang dan maju. Baik dari sisi perekonomian, pariwisata maupun industri kreatifnya. Semoga tetap menjadi terdepan. Amin,” ucapnya.

Di usia 828 tahun, secara angka dan durasi cukup tua. Trenggalek semakin memiliki peluang yang bisa dikenal melalui produk ekonomi kreatif dan wisata semakin diminati. Apalagi ada Perpres 80 yang mendorong lingkar Wilis dan lintas elatan.

“Saya belum lama bertemu dengan Country Director Asian Development Bank yang akan mendukung proses pembiayaan JLS. Peluang besar yang harus dimanfaatkan Kab Trenggalek,” jelas Wagub Emil.

Menurutnya, perkembangan Kab. Trenggalek cukup pesat. Banyak sekali perubahan dan mudah-mudahan Trenggalek menjadi ikon wisata yang mumpuni di Jatim mulai Panggul, Munjungan sampai Prigi kemudian bendungan dengan selingkar wilisnya. “Semoga 14 kecamatan merasakan kemajuannya,” tutur Emil.

Agar pemulihan ekonomi melalui sektor wisata terwujud, Emil memberikan dukungan kepada bupati dan wakil bupati Trenggalek selama masa kepemimpinan bisa membawa kemajuan dan pemulihan ekonomi yang pesat di Trenggalek.

“Semoga semakin semangat mewujudkan pembangunan di pesisir selatan Indonesia dan terus optimis melayani masyarakat. Doa dan dukungan kami untuk bapak bupati dan wakil bupati dalam memimpin Kabupaten Trenggalek,” ujarnya.

BACA JUGA  Indonesia Mulai Langkah Kemenangan di AVC Cup 2026: Tekuk Iran 3-1

Program pemulihan ekonomi sendiri, lanjut Emil, Provinsi Jatim memiliki beberapa instrumen melalui bank Jatim dan bank umkm Jatim untuk mendorong pembiayaan pelaku UMKM dalam membuka usahanya. Selain itu, ada anjungan cerdas yang mana nantinya melalui Dinas pariwisata dan pelaku UMKM menjadikan anjungan cerdas sebagai magnet bagi pariwisata dan UKM di wilayah Selingkar Wilis.

“Trenggalek tentu akan mendapat manfaat dari proses ini sekaligus tentunya akan mengawal penuntasan JLS dan pelabuhan Prigi akan kita maksimalkan. Akan kita dorong agar Trenggalek menjadi kabupaten yang maju dan berkembang ke depannya,” jelasnya.

Puncak peringatan hari jadi Pemkab Trenggalek diawali kirab dengan penjamasan (pembersihan) dua pusaka Tombak Korowelang Sakembaran pada Selasa, (30/8).

Prosesi diawali penyerahan pusaka dua Tombak Korowelang, satu Tunggul Sungsung Praja dan satu Tunggul Sungsung Naga, oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek Sunyoto.

Selanjutnya, dilakukan penyerahan dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Trenggalek kepada juru Jamas untuk dibersihkan.

Pukul 09.00 WIB (31/8), Wakil Wali Kota Trenggalek Syah Muhammad Natanegara beserta istri mengarak kirab pusaka masuk ke pendopo. Diikuti dengan beberapa hiburan bernuansa Jawa Timur.

Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.