Sabtu, 25 April 2026, pukul : 10:43 WIB
Surabaya
--°C

Guru Besar Ilmu Ekonomi IPB Dukung Anies Maju Capres 2024, Ini Alasannya

JAKARTA–KEMPALAN: Sebagai Gubernur DKI Jakarta yang sebentar lagi akan menyelesaikan masa baktinya, Anies Baswedan dinilai berhasil mewujudkan janji kampanye yaitu maju kotanya dan bahagia warganya.  Wajar kalau dia ingin mewujudkan motto tersebut ke tingkat yang  lebih tinggi yaitu Maju Indonesia dan Bahagia Warga Negaranya.

Guru Besar Ekonomi Politik IPB Bogor, Prof. Dr. Didin S. Damanhuri, SE, MS, DEA menyatakan hal itu, 29 Agustus. “Anies  punya modal kuantitatif dan terukur untuk membenahi Indonesia pada 2024 mendatang,” katanya.

Kita, para insan akademis, katanya, terbiasa bicara berasarkan penelitian dan data-data kuantitatif. Kita menghindari diri bicara berdasarkan slogan, pendapat buzzer (pendengung), propaganda dan pernyataan-pernyataan kualititafif yang tidak bisa atau susah diukur.

Diakui Didin, dia mengetahui prestasi Anies bukan hanya dari banyak membaca, tetapi juga menyaksikan langsung perubahan Jakarta sejak Anies menjadi orang nomor satu di Ibu Kota negara. “Saya cukup sering berkeliling di Jakarta dan menyaksikan tertata bersih, indah berwibawa sebagai ibu kota negara,” kata pakar yang sangat produktif menulis buku  dan artikel di media massa tersebut.

Prestasi Anies yang lain adalah, catat Didin, berhasil menjadikan Jakarta sebagai kota sastra dan budaya. Taman Ismail Marzuki (TIM) direnovasi sesuai dengan kebutuhan dan tantangan zaman. “Kalau melihat TIM sekarang, kita bisa mengapresiasi bahwa Pak Anies sangat peduli pada perkembangan budaya dan seni nasional,” katanya.

Prestasi Anies yang lain adalah berhasil menjadikan  sebagai Jakarta sebagai kota yang manusiawi. Memberikan tempat bagi pedestarian  untuk berjalan dengan lapang, luas dan nyaman. Tidak ada penggusuran selama Anies berkuasa. Malah yang digusur Ahok seperti Kampung Akuarium dan Kampung Pulo Bukit Duri ditampung di Rusunawa yang nyaman dan manusiawi. Tindakan Anies yang pro rakyat yang lain adalah menolak berkompromi dengan pengusaha  reklamasi pantai Jakarta yang pada masa Ahok sangat dimanjakan.

Didin memberikan perincian yang lain. Pensiunan bebas bayar PBB, lansia bebas naik transportasi publik, tingkat kemiskinan paling rendah dibandingkan dengan propinsi lain, Menurut data BPS, Index Pembangunan Manusia di Jakarta tertinggi.

“Yang tidak kalah penting, A,nies meraih banyak penghargaan intersional. Ini berarti ada rekognisi internasional atas prestasi yang sudah dibuat Anies.” kata Staf Pengajar Senior Departemen Ilmu Ekonomi IPB Bogor tersebut.

Anies pun memberikan perhatian kepada semua agama di Jakarta, tidak hanya agama Islam. DIa membangun gereja di Grogol yang pada mulanya ditolak masyarakat, dia membangun kuil untuk warga Hindu Tamil, dia memberikan alat kremasi moderen untuk Hindu Bali. Dia pun membangun Gerbang Imlek untuk Masyarakat Konghucu Tionghoa.

Dan yang juga penting dia bikin program BOTI (Bantuan Operasi Tempat Ibadah) di mana semua pengurus rumah ibadah tanpa melihat agamanya. mendapatkan bantuan keuangan dari Pemerintah.   Jadi tidak benar, Anies menggunakan sentimen identitas untuk berkuasa seperti tuduhan dari para pembenci Anies.

“Di samping selalu berada di tiga besar hasil survei yang menunjukkan sebagian besar rakyat menyukai beliau untuk maju sebagai calon Presiden, Anies pun mempunyai modal lain, yaitu segala reputasi dan prestasi yang bisa diukur secara kuantitatif, terbuka  dan berdasarkan fakta dan data lapangan,” demikian Prof  Dr Didin S Damanhuri. (*)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.