Selasa, 9 Juni 2026, pukul : 05:21 WIB
Surabaya
--°C

Misi Dagang Jatim-Sulut, Delapan  Jam Catat 40  Transaksi Rp 159  Miliar

Sementara dari Provinsi Sulawesi Utara menghadirkan sebanyak 100 pelaku usaha yang bergerak diberbagai bidang. Diantaranya, olahan ikan atau frozen food, arang batok kelapa, rempah, produk holtikultura, gula aren,  sarang burung walet, dan masih banyak lagi.

“Tahun 2021  kita sempat mengalami defisit perdagangan eksport luar negeri  karena kelangkaan kontainer, sehingga ekspor  ke luar negeri Jatim agak  terhambat . Namun di tahun yang sama, tahun 2021 neraca perdagangan antar daerah surplus Rp 233,02 triliun,” jelasnya detil.

“Sedangkan pada semester I tahun 2022, neraca perdagangan Jatim dengan antar provinsi dan  pulau telah mencapai Rp. 151 triliun,” tambahnya

Di sinilah Khofifah melihat besarnya potensi yang harus dimanfaatkan antar masing-masing daerah se- Indonesia. Sebab jika tidak, maka pasar kita akan dibanjiri produk  luar negeri sementara kita memiliki kemampuan untuk mrmenuhinya.

BACA JUGA  Kuatkan Daya Beli, Khofifah Gelar Pasar Murah di Gunung Anyar Surabaya

“Kita harus saling proaktif mendatangi daerah-daerah. Karena  pasar  kita sangat besar potensinya. Jika tidak kita manfaatkan, maka pihak luar negeri  yang akan menguasai pasar kita,  sementara kita punya kemampuan untuk memenuhinya,” ungkapnya

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga menyampaikan, industri manukfaktur di Jatim memiliki kontribusi besar yakni lebih dari 30%. Hal tersebut disampaikannya bisa menjadi potensi kerjasama strategis antara Jatim dengan Sulut.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.