JAKARTA–KEMPALAN: Semangat relawan Anies Baswedan yang satu ini patut diacungi jempol. Betapa tidak. Mak-mak berusia 51 tahun ini siap menaklukkan Rinjani, gunung dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut.
Apalagi dia hanya secara secara fisik, tinggi 155 cm dan berat badan 49 kg.
“Enggak ke bawa anginlah ya,” kata Lucyana Kartakusuma sambil tertawa setelah menjelaskan tinggi dan berat badannya, Kamis 21 Juli 2022.
Wakil Koordinator Nasional Poros Relawan Digitalis Anies Nusantara (PRADA) ini sudah tahu bagaimana beratnya medan dalam menggapai salah satu puncak gunung tertinggi di Indonesia tersebut.
Selain mencari informasi dari media online, dia juga sudah menerima video dari Ketua Relawan Anies Baswedan For President 2024 Nusa Tenggara Barat, Musa Shofiandy.
Video dari penanggung jawab kegiatan bertajuk Anies di Puncak Rinjani ini berisi seputar gunung yang terletak di Pulau Lombok tersebut, lengkap dengan pemandangan dan terutama tantangan dan hambatan untuk mencapainya.
“Pemandangannya indah banget. Ada sabananya. Ada namanya bukit penyesalan. Memang agak terfosir (tenaga) di situ (nanti). Lebih ke atas lagi, istilah mereka, maju dua langkah mundur selangkah. Karena (medan) pasirnya itu sama angin (kencang). Tapi mudah-mudahanlah,” katanya.
Mak-mak dua anak ini sendiri pun mengakui bahwa dia sudah lama tidak naik gunung. Terakhir kali dia melakukannya sewaktu masih duduk di SMA. “Enggak jauh-jauh. (Gunung) sekitar Pulau Jawa,” katanya.
Tapi dia optimistis bisa ikut dalam kegiatan tersebut. Kebetulan pula, selama 1,5 tahun ini saat masa pandemi covid-19, setiap pagi hari dia mempunyai rutinitas berjalan kaki sepanjang 6 Km di sekitar tempat tinggalnya di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan.
“Kebetulan di Kebagusan itu masih banyak jalan turun-naik. Saya juga tinggal di apartemen. Turun dan naik sampai beberapa lantai itu naik tangga,” ucap ibu rumah tangga yang juga seorang wiraswasta ini.
Dia pun siap merogoh kocek sendiri untuk membiayainya. Meskipun tidak menampik soal kemungkinan pengurus dan simpatisan PRADA akan ikut membantu. Walau dia tidak bisa memastikan.
“Sejauh ini pakai biaya sendiri. (Untuk kegiatan) PRADA saja masih (pakai) uang masing-masing,” ucap Bunda Ucy, demikian panggilan ibu dari dua anak ini.
Humas Anies FP 24 NTB, Sofia; Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan; Ketua Panitia Anies di Puncak Rinjani, Nasrudin Arony dan Lucyana Kartakusuma dalam pertemuan pada Kamis lalu.
Bunda Ucy, yang telah mendapatkan izin dari keluarga ini ikut dalam misi tersebut, siap menghadapi tantangan mendaki gunung Rinjani karena kecintaannya terhadap sosok Anies Baswedan.
“Saya ingin bergerak. Supaya nanti ada cerita, ‘Ooh saat itu ada ada kegiatan di Rinjani saya ikut bergerak di situ. Karena kandidatnya juga oke. Pak Anies. Magnetlah ya kan,” ungkapnya.
Karena di atas puncak, tepat pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2022 mendatang, tim pendaki akan menggelar sejumlah kegiatan. Selain menancapkan Bendera Merah Putih dan bendera bergambar Anies, juga sekalian mendoakan Anies agar menjadi pemimpin negeri ini.
Tujuan lainnya tentu saja sebagai syiar dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta tersebut agar popularitasnya semakin meroket.
“Semua relawan bawa bendera masing-masing. Di atas berkibar banyak bendera. Jadi efek medianya kena banget,” ucapnya.
Yang membuat dia juga tertarik mengikuti rangkaian kegiatan Anies di Puncak Rinjani ini karena relawan dari berbagai daerah lainnya juga turut serta. Sehingga menurutnya ini menjadi momentum yang tepat untuk konsolidasi.
“Ini kan undangan untuk seluruh komunitas relawan di Indonesia. Jadi kita sekalian konsolidasi. Saya sudah lama berharap bagaimana kalau semua komunitas relawan ini digabungkan. Ini bisa menjadi satu kekuatan besar loh, menjadi social movement nantinya,” tandasnya. (kba)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi