Rabu, 1 Juli 2026, pukul : 11:40 WIB
Surabaya
--°C

Garap Pemilih Pemula, Beraksi Jabar Bentuk Komunitas SMA Milenial Putih Abu

BANDUNG–KEMPALAN: Jaringan Nasional Bersama Anies Kami Siap Jawa Barat (Jarnas Beraksi Jabar) serius dalam menggalang dukungan untuk kemenangan Anies Baswedan pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Yang terbaru, kelompok relawan ini sedang menggarap pemilih pemula dengan membentuk wadah komunitas Milenial Putih Abu, merujuk warna seragam anak SMA.

“Saat ini (Milenial Putih Abu) sudah terbentuk di sebelas kabupaten/kota. Antara lain Bogor, Bogor Kota, Depok, Subang, Karawang, Majalengka, Cirebon,” jelas Koordinator Milenial Putih Abu Jarnas Beraksi Jabar, Muhammad Rizal Fadilah, Rabu 20 Juli 2022.

Meski menggunakan nama milenial yang merupakan nama lain dari Generasi Y, namun yang mereka sasar sebenarnya adalah Generasi Z. Yaitu anak muda yang kelahirannya dalam rentang tahun 1997 sampai 2012.

BACA JUGA  Laut Itu Dalam dan Gelap, Dokter Hisnindarsyah Menerangi dengan Literasi

“Kebanyakan yang baru lulus dan masih sekolah. Target kita itu anak kelas dua SMA. Jadi kita rekrut beberapa relawan dari setiap sekolah,” ucapnya.

Dalam mendekati para pemilih pemula ini, pihaknya menggelar sejumlah kegiatan yang sesuai dengan keinginan atau hobi mereka. “Misalnya yang cowok game online. Kita bikin turnamen free fire atau mobile legend. Atau untuk perempuan kita buat kegiatan kesenian,” ungkapnya.

Pertemuan pun, kerap mereka gelar di kafe atau rumah-rumah makan. Namun, dia memastikan, kegiatan itu tidak melibatkan instansi sekolah. “Setiap kegiatan juga lepas semua atribut (sekolah),” paparnya.

Sebagai kelompok relawan, mereka kemudian mengenalkan Anies kepada segmentasi masyarakat tersebut. Bahkan juga menggelar pendidikan politik.

BACA JUGA  SD LABSCHOOL UNESA SURABAYA KUASAI GOR SENAM NUSANTARA

“Kita juga sudah siapin sekolah politik. Tapi dengan ciri khas anak muda. Pematerinya juga benar-benar anak-muda. Kita tidak terlalu saklek di politiknya,” imbuhnya.

Karena itu, Komunitas Putih Abu ini sudah memegang banyak data-data anak sekolah khususnya tingkat SMA. Data tersebut berbasis Kartu Keluarga.

“Ketika sudah berumur 17 tahun, kita akan advokasi, kita bantu untuk pengurusan supaya mendapat hak pilih,” tandasnya. (kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.